Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Green Financing Dibuka! Proyek Hijau RI Kini Gampang Dapat Modal, ESG-IN Gandeng IDCTA

📅 Senin, 04 Mei 2026, 19:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Capacity Building  

Ruang lingkup kerja sama juga mencakup capacity building dan edukasi pasar. ESG-IN dan IDCTA akan menggelar pelatihan, workshop, dan seminar tentang mekanisme kredit karbon, pentingnya data ESG, hingga peluang investasi ekonomi hijau bagi pelaku bisnis, pemerintah, dan masyarakat.

Keduanya juga akan berkolaborasi mengembangkan metodologi baru untuk sertifikasi kredit lingkungan dari sektor yang belum banyak terjamah, seperti ekonomi sirkular, pengelolaan limbah plastik, pertanian regeneratif, dan aksi komunitas. Di sisi regulasi, ESG-IN dan IDCTA akan memberi masukan ke KLHK, ESDM, dan kementerian terkait untuk mendorong adopsi blockchain dan AI dalam verifikasi data ESG.

“Platform Digital MRV berbasis AI dan blockchain ESG-IN akan membantu anggota IDCTA mencapai standar internasional. Ini game-changer untuk pasar karbon yang sehat, transparan, dan berkelanjutan,” kata Riza.

Dampak Ekonomi

Kolaborasi ini diproyeksi memberi manfaat ekonomi berlapis. Bagi proyek hijau dan pelaku bisnis, akses ke platform MRV yang cost-effective akan mempercepat sertifikasi dan meningkatkan nilai jual kredit. Bagi komunitas, jaringan ESG Bank membuka peluang jadi ESG Heroes yang mendapat pengakuan dan reward dari aksi lingkungan.

Bagi investor, transparansi blockchain menekan risiko pembelian kredit tidak terverifikasi dan menyediakan data audit-ready untuk compliance. Bagi pemerintah, teknologi ini menyediakan data real-time perkembangan pasar karbon untuk mendukung target Nationally Determined Contribution (NDC) dan Net Zero Emission 2060.

Secara makro, digitalisasi pasar karbon berpotensi membuka sumber pendapatan baru, meningkatkan investasi hijau, menciptakan lapangan kerja di sektor digital dan lingkungan, serta memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global yang makin menuntut standar ESG.

“Dengan tiga mesin strategis kami, kami yakin dapat mempercepat pertumbuhan pasar karbon Indonesia dan membuka peluang investasi hijau signifikan. Kami berkomitmen jadi partner jangka panjang ribuan proyek hijau di Indonesia sambil memberdayakan setiap individu menjadi ESG Hero,” tutup Brandon Keam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
UMKM Tegal Punya Harapan Ba...
Olahraga
Awal yang Baik bagi Madrid ...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pemkot Buka Bandung Great Sale 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.