Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 07:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan Doc: Antara
Ket. Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan.

Jember, Jawa Timur - Kirab Ancak Agung yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember kembali memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan 867 ancak yang diarak dari Jalan Gajahmada menuju Alun-Alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (22/8) sore.

"Jumlah tersebut kembali memecahkan rekor yang sebelumnya juga dicatatkan Jember sebanyak 449 ancak agung dan tahun ini sebanyak 867 ancak, sehingga menjadi yang terbanyak," kata Senior Representative MURI Ari Andriani di Jember.

Selain kirab ancak, gunungan suwar-suwir, makanan ringan khas Jember, juga memecahkan rekor MURI dengan 1.600 bungkus suwar-suwir yang disusun hingga mencapai tinggi 3,7 meter.

Kirab Ancak Agung digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengusung tema "Melestarikan Tradisi, Menguatkan Ukhuwah, Mengangkat Marwah Jember", kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merawat tradisi dan memperkuat gotong royong serta persaudaraan masyarakat.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat hubungan antarsesama.

"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Kemerdekaan RI sama-sama membawa pesan penting tentang persaudaraan, kecintaan terhadap tanah air, serta kepedulian terhadap sesama," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Fawait juga mengenakan syal bercorak Indonesia dan Palestina sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan kemanusiaan bangsa Palestina.

"Sikap tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa kemerdekaan merupakan hak segala bangsa," tuturnya.

Kirab tahun ini diikuti 867 peserta ancak yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, kelurahan, desa, sekolah, hingga lembaga kemasyarakatan.

Setelah didokumentasikan oleh pihak MURI, ratusan gunungan tersebut diperebutkan warga yang telah menunggu sejak siang di Alun-Alun Jember. Hasil bumi yang menjadi bagian dari ancak pun habis dibagikan kepada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Megapolitan
Tim SAR Lanjutkan Pencarian...

Cek HIV-AIDS Gratis

2 jam lalu | Ones

Nasional
Cek HIV-AIDS Gratis
Luar Negeri
Tailan Tuding Kamboja Cari ...
Advertisement
AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.