Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar Doc: Antara
Ket. Salah satu penampilan sanggar tari tradisi pada gelar festival karya tari daerah di panggung Siring Menara Pandang Sungai Martapura, Banjarmasin, Kalsel, Sabtu (22/8).

Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar festival karya tari daerah sebagai upaya menjaga tradisi 5 abad usia kota tersebut pada 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin tersebut dihadiri langsung Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, di panggung pertunjukan Siring Menara Pandang Sungai Martapura, Banjarmasin, Sabtu (22/8) malam.

Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pegiat seni yang terus setia mengawal tradisi dan kebudayaan daerah lewat pergelaran festival karya tari daerah bertajuk "Napas Bumi dan Laut".

"Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa kebudayaan Banjar harus terus tumbuh dan tidak boleh padam hingga 5 abad usia kota ini," ujarnya.

Dia menyatakan, kegiatan yang diikuti belasan sanggar tari daerah ini menjadi ruang apresiasi bagi para seniman, mendorong regenerasi pelaku seni tari daerah hingga menumbuhkan nilai-nilai kebudayaan di hati masyarakat.

"Kita ingin agar seni budaya dapat dinikmati secara luas oleh seluruh lapisan, kita harapkan ini bisa menjadi hiburan dan harmoni bagi warga yang hadir di kawasan siring," ujarnya.

Dalam peringatan 5 abad usia kota, Pemkot Banjarmasin pun berharap festival ini tidak berhenti pada perayaan seremoni semata, namun mampu mendongkrak daya tarik pariwisata sekaligus memantik semangat bagi generasi muda Banjar agar bangga melestarikan seni pertunjukan lokal.

Ajang ini juga membuktikan bahwa di usia 5 abad, Kota Banjarmasin tak hanya bertumbuh secara fisik, tetapi juga kokoh merawat akar tradisi dengan penuh kehangatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.