Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kota Bandung Ajukan Perpanjangan Lelang Pengelola Kebun Binatang

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 17:58 WIB | Oleh:
Pemerintah Kota Bandung Ajukan Perpanjangan Lelang Pengelola Kebun Binatang Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pada Minggu (5/3) menyatakan masih membuka proses seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung dengan persyaratan yang dinilai sangat ketat. Hingga menjelang penutupan pendaftaran, minat dari lembaga konservasi masih terbatas, sehingga Pemkot mempertimbangkan sejumlah langkah antisipatif, termasuk pengajuan perpanjangan waktu seleksi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan, masa pendaftaran saat ini hanya tersisa beberapa hari. Sesuai jadwal, proses pendaftaran akan ditutup pada 10 Mei 2026.

“Pendaftarannya tinggal beberapa hari lagi. Ini yang bikin saya agak deg-degan, karena syaratnya memang ketat sekali dan tidak semua lembaga konservasi menyanggupinya,” ujar Wali Kota Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis (30/4) lalu.

Ia menjelaskan, Pemkot Bandung sebelumnya telah mengundang sekitar 85 lembaga atau pihak potensial untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Namun, hingga saat ini, belum semua pihak memberikan respons.

“Dari 85 yang kita undang, belum semuanya kembali ke kita. Yang sudah memberi sinyal minat, kalau tidak salah baru sekitar empat,” kata dia.

Wali Kota Farhan menilai kondisi tersebut masih wajar mengingat tingginya standar yang ditetapkan dalam proses seleksi. Persyaratan yang ketat dimaksudkan untuk memastikan pengelola kebun binatang memiliki kapasitas dan komitmen terhadap konservasi serta kesejahteraan satwa.

“Memang syaratnya berat, jadi wajar kalau belum banyak yang menyatakan minat secara serius,” imbuh dia.

Untuk mengantisipasi minimnya jumlah pendaftar, Pemkot Bandung telah mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar tenggat waktu pendaftaran dapat diperpanjang.

“Kita sudah mengajukan perpanjangan deadline selama satu bulan setelah tanggal 6 Mei,” tutur dia.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga terus memastikan kondisi satwa di Kebun Binatang tetap terjaga selama proses seleksi berlangsung. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi dan dukungan lembaga internasional.

Wali Kota Farhan menyebutkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat saat ini tengah bekerja intensif untuk menangani aspek kesejahteraan satwa (animal welfare).

“Kita juga dibantu oleh satu lembaga internasional, Fantara, terutama dalam penanganan kebutuhan obat-obatan bagi satwa,” ungkap dia.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bandung untuk memastikan, proses transisi pengelolaan tidak berdampak negatif terhadap kondisi hewan di dalam kebun binatang.

Wali Kota Farhan menuturkan, Pemkot akan terus membuka berbagai opsi agar proses seleksi tetap berjalan optimal dan menghasilkan pengelola yang benar-benar kompeten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Menekraf Dorong Pembenahan ...

Menekraf: Musik Indonesia Kian Mendunia

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menekraf: Musik Indonesia K...
Nasional
Kemenpar Ajak Berwisata Mel...
Ekonomi
KKP Jaga Kredibilitas Penge...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.