Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Diminta Eksplorasi Berbagai Potensi Pendapatan

📅 Senin, 03 Agu 2026, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Diminta Eksplorasi Berbagai Potensi Pendapatan Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang.
Ket. Kegiatan perbaikan jalan di Kota Tangerang yang dilaksanakan Pemkot Tangerang dengan sumber anggaran dari pendapatan daerah.

TANGERANG – Untuk memperkuat pendapatan fiscal daerah, maka Tangerang mengoptimalkan potensi daerah. Dorongan ini disampaikan anggotaDPRD Kota Tangerang Tasril Tamal, Minggu. “Saya minta Pemerintah Kota Tangerang meningkatkan target Pendapatan Asli Daerah tahun 2027 dengan mengoptimalkan potensi pendapatan baru,” tutur Tasril.

Tasril Jamal menuturkan, pemerintah kota melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) perlu menggali potensi pendapatan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. “PAD saat ini sangat dibutuhkan untuk membiayai pembangunan di Kota Tangerang. Karena itu, pemerintah harus berani menggali sumber-sumber pendapatan baru maupun mengoptimalkan potensi yang selama ini belum tercapai,” katanya.

Menurut Tasril, proyeksi PAD Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp3,208 triliun lebih rendah dibandingkan target APBD 2026 sebesar sekitar Rp3,258 triliun. Kondisi itu perlu menjadi perhatian karena target pendapatan seharusnya meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan pembangunan.

Ia menilai pemerintah kota tidak cukup hanya menetapkan target pendapatan, tetapi juga harus memiliki strategi yang jelas untuk mengoptimalkan seluruh potensi penerimaan daerah, termasuk dari sektor pajak, retribusi, pemanfaatan aset daerah, dan sumber pendapatan lain. “Jangan sampai masih ada potensi pendapatan yang terlewat. Semua peluang penerimaan daerah harus dipetakan dan dimaksimalkan agar kemampuan fiskal Kota Tangerang semakin kuat,” ujarnya.

Tasril juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berkontribusi meningkatkan PAD sesuai kewenangannya melalui berbagai inovasi dan terobosan. Menurut dia, semakin kuat PAD, semakin besar kemampuan pemerintah daerah membiayai pembangunan, meningkatkan infrastruktur, memperbaiki pelayanan publik, dan menjalankan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam APBD Kota Tangerang 2026, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp5,13 triliun yang terdiri atas PAD Rp3,20 triliun dan pendapatan transfer Rp1,92 triliun. Sementara itu, belanja daerah ditetapkan sebesar Rp5,53 triliun. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Namanya Penjahat Tak Tahu T...
Daerah
Jaga Stabilitas Harga, Pemp...
Daerah
Pemerintah Provinsi Papua H...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp103.250...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.