Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalur Arak-Arak Membara! Kebakaran Hutan Situbondo-Bondowoso Lahap 4 Hektare Lahan

📅 Senin, 03 Agu 2026, 01:34 WIB | Oleh:
Jalur Arak-Arak Membara! Kebakaran Hutan Situbondo-Bondowoso Lahap 4 Hektare Lahan Doc: ANTARA/HO-BPBD Situbondo
Ket. Petugas BPBD Situbondo, Jawa Timur, memadamkan karhutla di Jalan Raya Arak-Arak Bondowoso-Situbondo menggunakan kepyok. Minggu (2/8) malam.

SITUBONDO - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Jalan Raya Arak-Arak di Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu (2/8).

Petugas gabungan berhasil memadamkan kobaran api yang menghanguskan sekitar empat hektare hutan jati di wilayah perbatasan Situbondo dan Bondowoso tersebut sebelum meluas ke permukiman warga.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono mengatakan kebakaran hutan dan lahan di Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh, itu berhasil dipadamkan setelah petugas gabungan dari BPBD Situbondo, BPBD Bondowoso, Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI-Polri dan lainnya ke lokasi dan memadamkan api menggunakan alat manual kepyok.

"Kami mendapatkan informasi kebakaran hutan dan lahan tersebut sekitar pukul 17.45 WIB, dan selanjutnya petugas ke lokasi melakukan pemadam penyemprotan, menggunakan kepyok serta membuat iliran api agar tidak semakin meluas," katanya saat dihubungi di Situbondo, Minggu malam.

Penyebab kebakaran daun jati di lantai hutan tepatnya di RPH Mlandingan, BKPH Panarukan, KPH Bondowoso dengan luas sekitar empat hektare itu, lanjut Puriyono, sampai saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian dan pihak Perhutani.

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan di jalan raya yang berbatasan antara Situbondo dan Bondowoso itu, kata dia, tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa karena lokasi kebakaran jauh dari pemukiman penduduk.

"Kami juga telah mengambil langkah-langkah dan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan tersebut berkoordinasi dengan kecamatan dan desa, Polsek serta Koramil di wilayah setempat," kata Puriyono.

BPBD Situbondo mengimbau kepada masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau, karena angin cukup kencang. Kesadaran dan peran aktif masyarakat penting dalam rangka untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.