KI DKI Ungkap Dampak Besar Keterbukaan Informasi, Begini Alasannya
📅 Jumat, 01 Mei 2026, 06:29 WIB | Oleh: Diapari S“Keterbukaan informasi publik diharapkan menjadi budaya dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan, bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan. Keterbukaan informasi publik adalah fondasi bagi kota yang maju, transparan, dan partisipatif,” ujarnya.
Anita menegaskan, selama empat tahun terakhir pihaknya meraih kategori informatif dan berkomitmen mengimplementasikan budaya informasi yang terbuka, akurat, serta mudah diakses oleh masyarakat.
“Sebagai badan publik, kami akan terus menghadirkan informasi yang terbuka, akurat, dan mudah diakses, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk aktif, kritis, dan partisipatif,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan menuju lima abad Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami menyadari pembangunan yang baik lahir dari kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Menapaki lima abad Jakarta, keterbukaan informasi menjadi cahaya bagi tata kelola kota yang maju dan melayani. Kecamatan Kelapa Gading berkomitmen memberikan pelayanan prima,” tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!