Pelaku Penembakan Hadapi Dakwaan Percobaan Pembunuhan Presiden Trump
📅 Selasa, 28 Apr 2026, 11:02 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: TruthSocial/@realDONALDTRUMP
WASHINGTON - Pelaku penembakan di acara jamuan makan malam Gedung Putih didakwa dengan dakwaan percobaan pembunuhan terhadap Presiden AS Donald Trump.
BBC melaporkan, Cole Tomas Allen, pria berusia 31 tahun asal California, juga didakwa dengan dua pelanggaran terkait senjata api di pengadilan di Washington DC pada hari Senin (27/4). Ia tidak memberikan pernyataan pembelaan.
Menurut jaksa, dia membawa pistol semi-otomatis, senapan laras panjang, dan tiga pisau saat menerobos pos pemeriksaan keamanan di acara makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih pada hari Sabtu.
Seorang agen Secret Service tertembak tetapi tidak terluka parah selama serangan di sebuah hotel. Tersangka teranam hukuman penjara seumur hidup, jika terbukti bersalah.
Mengenakan jumpsuit biru dengan tanda nama, tersangka tampak tenang saat hadir di pengadilan pada hari Senin di ibu kota negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia berbicara dengan lembut saat menjawab hampir setiap pertanyaan dari hakim dengan "ya, Yang Mulia" atau "tidak, Yang Mulia".
Dia menyebutkan usianya dan mengatakan bahwa dia memiliki gelar master.
Tiga marshal AS berdiri di belakangnya, dan satu berada di sisinya, sementara jaksa federal yang menangani kasus tersebut, Jaksa AS untuk Washington Jeanine Pirro, mengamati.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama insiden Sabtu malam, Trump, Wakil Presiden JD Vance, anggota kabinet, dan pejabat Gedung Putih lainnya dievakuasi dari ruang pertemuan hotel Washington Hilton setelah terdengar suara tembakan.
Tersangka diduga menerobos pos pemeriksaan keamanan satu lantai di atas lokasi acara di ruang bawah tanah.
"Seorang petugas Secret Service tertembak di dada, tetapi mengenakan rompi antipeluru yang berfungsi," kata Pelaksana Tugas Jaksa Agung Todd Blanche dalam konferensi pers pada hari Senin.
"Petugas heroik yang tertembak itu menembak Allen lima kali, yang tidak tertembak tetapi jatuh ke tanah dan segera ditangkap."
Blanche mengatakan tersangka diyakini telah melepaskan tembakan dari senapannya setidaknya sekali.
Belum jelas apakah agen Secret Service tersebut ditembak oleh tersangka, atau terjebak dalam baku tembak dengan petugas penegak hukum lainnya. Agen tersebut telah dipulangkan dari rumah sakit.Upaya pembunuhan terhadap presiden dapat diancam dengan hukuman penjara seumur hidup.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!