Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabupaten Bogor Siapkan Roadmap Pasar Karbon, Bidik Peluang Ekonomi Hijau Berbasis Penghijauan

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabupaten Bogor Siapkan Roadmap Pasar Karbon, Bidik Peluang Ekonomi Hijau Berbasis Penghijauan Doc: Antara
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, menyusun peta jalan  pengembangan pasar karbon daerah sebagai langkah membangun ekonomi hijau, sekaligus membuka peluang pembiayaan pembangunan berbasis penyerapan emisi karbon.

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Selasa (21/7), mengatakan penyusunan peta jalan (roadmap) tersebut menjadi bagian dari strategi daerah untuk mengembangkan potensi perdagangan karbon melalui program penghijauan yang selama ini telah dijalankan secara berkelanjutan.

"Fokus kami membangun sistem penanaman yang terdata dan berkelanjutan. Potensi perdagangan karbon melalui IDX Carbon merupakan nilai tambah yang bisa dikembangkan pada masa mendatang," ujar Bupati Rudy.

Penyusunan peta jalan itu dibahas dalam rapat bersama PT TUV Rheinland Indonesia yang memaparkan mekanisme perdagangan karbon nasional melalui Bursa Karbon Indonesia (IDX Carbon) dan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim atau Sistem Registri Unit Karbon (SRUK).

Dalam pemaparan tersebut, Kabupaten Bogor dinilai memiliki potensi mengembangkan Community Based Tree Planting Carbon Program yakni program penanaman pohon berbasis masyarakat yang dapat menghasilkan nilai ekonomi melalui penyerapan emisi karbon.

Bupati Rudy menjelaskan pihaknya telah menjalankan program penanaman pohon secara masif dan terstruktur dengan jumlah sekitar 45 ribu pohon yang telah ditanam.

Menurut dia, program penghijauan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga dipersiapkan agar memiliki nilai ekonomi yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Karena itu Bupati Rudy meminta perangkat daerah terkait bersama PT TUV Rheinland Indonesia segera menyusun kajian lahan, inventarisasi vegetasi, serta peta jalan pengembangan pasar karbon Kabupaten Bogor.

Ia menilai peta jalan tersebut penting agar daerah memiliki arah yang jelas dalam pengembangan ekonomi hijau, mulai dari pengukuran emisi, penyerapan karbon, proses registrasi, hingga peluang perdagangan karbon di Bursa Karbon Nasional.

"Dengan roadmap yang jelas, kita ingin program penghijauan di Kabupaten Bogor memiliki manfaat lingkungan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis karbon yang dapat dikelola secara berkelanjutan," katanya.

Sementara itu perwakilan PT TUV Rheinland Indonesia Mukhsin Safiq menyatakan siap mendukung Pemkab Bogor dalam pengukuran emisi dan penyusunan program pasar karbon yang memenuhi standar.

"Integrasi data vegetasi, lahan, dan sistem registrasi karbon, menjadi kunci agar program penyerapan karbon daerah dapat diakui dalam skema perdagangan karbon nasional," ujar Mukhsin.

Melalui penyusunan peta jalan tersebut, Pemkab Bogor menargetkan pengembangan pasar karbon dapat menjadi salah satu instrumen pembiayaan hijau, sekaligus mendukung pembangunan rendah emisi di tingkat daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.