Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Herdman: Pertahanan Timnas Menjanjikan

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 06:35 WIB | Oleh:
Herdman: Pertahanan Timnas Menjanjikan Doc: BAY ISMOYO / AFP
Ket. Pelatih baru Indonesia, John Herdman menargetkan kualifikasi Piala Dunia 2030

JAKARTA - Pelatih Tim nasional Indonesia, John Herdman, menilai kekuatan utama Skuad Garuda terletak pada sektor pertahanan. Keyakinan itu menjadi pijakan awal pelatih asal Inggris tersebut dalam menyiapkan Timnas Indonesia menuju panggung dunia, dengan lini belakang sebagai fondasi utama permainan.

Penilaian Herdman bukan tanpa alasan. Dia melihat langsung talenta yang dimiliki sepak bola Indonesia, khususnya di posisi bek. Dalam pandangannya, Indonesia memiliki deretan pemain belakang yang tak hanya kompetitif di level Asia, tetapi juga telah teruji di berbagai kompetisi Eropa.

Di lima liga top Eropa, sejumlah nama menjadi bukti nyata. Kevin Diks tampil di Jerman, Jay Idzes mengukir pengalaman di Italia. Sedangkan Calvin Verdonk berkiprah di Prancis. Ketiganya menjadi bagian penting dari proyek Timnas Indonesia. Belum lagi pemain yang berkarier di Liga Belanda seperti Mees Hilgers dan Dean James, yang turut memperkaya opsi di sektor pertahanan.

Dari dalam negeri, potensi lini belakang juga terus bermunculan. Rizky Ridho menjadi salah satu contoh pemain lokal yang dinilai memiliki kualitas dan karakter untuk bersaing di level internasional. Kombinasi pemain diaspora dan talenta Liga 1 inilah yang membuat Herdman optimistis membangun kekuatan dari belakang.

“Mengingat banyak dari pemain andalan Timnas Indonesia adalah bek, ini memberi kita pondasi pertahanan yang kuat,” ujar Herdman. Meski demikian, dia menegaskan tidak akan mengesampingkan sektor lain. Namun, bagi Herdman, stabilitas di lini belakang adalah kunci untuk membangun tim yang solid dan konsisten.

Kendati percaya diri dengan kualitas individu, Herdman menyoroti satu pekerjaan rumah penting: chemistry antarpemain. Menurutnya, penyatuan karakter dan pemahaman bermain menjadi faktor krusial agar potensi besar itu benar-benar menjelma kekuatan yang menakutkan.

“Saya pikir, dengan pemain diaspora yang telah didatangkan, butuh waktu bagi mereka untuk menyatu,” kata Herdman. Dia menyinggung periode sebelumnya yang minim waktu persiapan. “Mereka tidak punya waktu lebih untuk menyatu. Hubungan sejati itu dibutuhkan untuk melewati saat-saat sulit,” ujarnya.

Herdman menilai proses membangun chemistry tidak bisa instan. Dengan pendekatan yang tepat dan waktu yang cukup, ia optimistis ikatan antarpemain bisa tumbuh kuat. “Dengan cara-cara yang tepat, kami akan punya waktu dan kami akan membawa hubungan itu bersama-sama,” tuturnya.

Pelatih asal Inggris tersebut masih memiliki waktu sekitar satu bulan untuk mematangkan tim jelang debut resminya bersama Timnas Indonesia. Skuad Garuda dijadwalkan tampil pada ajang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 23–31 Maret 2026.

Dalam turnamen tersebut, Indonesia akan menghadapi Kepulauan Solomon, Saint Kitts and Nevis, serta Bulgaria, sekaligus menjadi ujian awal bagi fondasi pertahanan yang tengah dibangun Herdman.  ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.