Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Edukasi Budaya Keselamatan Penggunaan Gas Bumi bagi Warga Rusun Jakarta

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Edukasi Budaya Keselamatan Penggunaan Gas Bumi bagi Warga Rusun Jakarta Doc: Antara
Ket. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Sales and Operation Region (SOR) II Area Jakarta memberikan edukasi budaya keselamatan penggunaan gas bumi melalui program "Edukasi Safety Berlangganan Gas Bumi" bagi warga rusun kawasan Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Sales and Operation Region (SOR) II Area Jakarta memberikan edukasi budaya keselamatan penggunaan gas bumi melalui program "Edukasi Safety Berlangganan Gas Bumi" bagi warga rusun kawasan Jakarta, Selasa.

Upaya itu digelar bekerjasama dengan Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) II Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta.

​"Keselamatan itu nilai utama dalam layanan PGN. Kami tidak hanya memastikan infrastruktur dan penyaluran gas bumi tetap andal, tetapi juga berupaya membangun kesadaran pelanggan melalui edukasi berkelanjutan," kata General Manager PGN SOR II, Iwan Yuli Widyastanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

​Iwan menjelaskan bahwa budaya keselamatan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pengelola kawasan, hingga pelanggan.

"Jadi ​lewat program ini, masyarakat dibekali pemahaman mendalam mengenai prosedur aman pengoperasian instalasi gas bumi di tingkat rumah tangga," kata dia.

​Kemudian pembagian peran pemeliharaan fasilitas antara pihak PGN dan pelanggan.
​
"Lalu cara sederhana mengenali potensi risiko dan indikasi kebocoran gas, serta langkah-langkah tepat dan cepat saat menghadapi kondisi darurat atau ketika tercium bau gas," tutur Iwan.

​Sementara itu, Area Head PGN Jakarta, Mohammad Makki Nuruddin, menyampaikan bahwa edukasi ini menjadi pendekatan preventif untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mencegah potensi gangguan sejak dini.

​"Selain menjaga keandalan pasokan, kami ingin memastikan setiap pelanggan memahami batas tanggung jawab pemeliharaan instalasi dan mampu mengenali tanda awal kondisi tidak normal," ujar Makki.

​Untuk mendukung kenyamanan dan respon cepat tanggap, PGN juga memperkenalkan berbagai saluran layanan digital dan pengaduan, seperti lewat aplikasi PGN Mobile & fitur Catat Meter Mandiri, WhatsApp Business PGN, serta Pertamina Call Center 135.

​Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, PGN berkomitmen memperluas jangkauan edukasi keselamatan ke berbagai wilayah permukiman dan rumah susun lainnya.

Langkah tersebut menjadi sebagai penerapan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) demi menghadirkan layanan energi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.