Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Laporan: Pesawat Kuno F-5 Iran Berhasil Terobos dan Membom Pangkalan AS di Kuwait pada Masa Awal Perang

📅 Senin, 27 Apr 2026, 17:56 WIB | Oleh:
Laporan: Pesawat Kuno F-5 Iran Berhasil Terobos dan Membom Pangkalan AS di Kuwait pada Masa Awal Perang Doc: Istimewa
Ket. Laporan tersebut tidak dapat langsung diabaikan, karena bisa terjadi bersamaan dengan insiden serupa lainnya dalam jangka waktu yang sama. Di antaranya kasus dua pesawat Sukhoi Su-24 Iran yang ditembak jatuh Qatar "dua menit" dari Pangkalan Udara Al Udeid dan Ras Laffan, dan insiden tembakan salah sasaran pada F-15E AS yang jatuh di Kuwait.

WASHINGTON DC - NBC News baru-baru ini melaporkan bahwa lebih dari 100 target Amerika Serikat di 7 negara Teluk telah dihantam oleh serangan udara Iran, termasuk Camp Buehring di Kuwait yang diduga dihantam oleh pesawat tempur buatan 1959, Northrop F-5 Tiger.

Dari The Aviationist, menurut laporan yang menghebohkan itu, pangkalan militer AS di seluruh wilayah Teluk Persia tampaknya mengalami kerusakan yang jauh lebih luas akibat serangan Iran baru-baru ini daripada yang diakui secara publik. Meskipun beberapa serangan telah dikonfirmasi baik oleh pernyataan resmi maupun liputan media, banyak serangan yang disebutkan dalam laporan baru tersebut sebelumnya tidak diakui, termasuk dugaan serangan oleh jet tempur F-5 Iran.

Mengutip sejumlah pejabat AS, staf kongres, dan penilaian dari American Enterprise Institute (AEI), NBC News menggambarkan kampanye Iran yang meluas yang menargetkan infrastruktur militer AS di berbagai negara. Serangan-serangan ini memengaruhi fasilitas operasional, pusat logistik, dan pendukung penting seperti sistem komunikasi dan radar.

Menurut laporan tersebut, biaya perbaikan infrastruktur dapat mencapai lebih dari 5 miliar dolar AS. Saat ini, tidak dapat memverifikasi laporan ini secara independen, dan Departemen Perang belum mengeluarkan pernyataan apa pun untuk membantahnya.

Menurut penilaian AEI, Iran melakukan serangan terhadap lebih dari 100 target di 11 pangkalan di tujuh negara, termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Yordania, Kuwait, Irak, dan Arab Saudi. Serangan tersebut, menurut AEI dan para pejabat yang tidak disebutkan namanya, dilaporkan menghantam hanggar dan gudang, gedung komando, infrastruktur bandara, sistem komunikasi, dan sistem radar .

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa di antara targetnya terdapat "puluhan pesawat," kemungkinan termasuk pesawat AWACS E-3G yang hancur di Pangkalan Udara Pangeran Sultan , Arab Saudi, dan pesawat tanker KC-135 yang rusak di darat, seperti pesawat yang melintas di RAF Mildenhall saat kembali ke AS dengan tambalan yang terlihat jelas.

Para pejabat menggambarkan kerusakan tersebut sebagai "luas". Beberapa target yang dilaporkan paling signifikan meliputi:

Markas Besar Armada ke-5 Angkatan Laut AS di Bahrain: kerusakan serius pada gedung markas besar, serta kerusakan signifikan pada bagian lain pangkalan, tetapi dianggap masih dapat diperbaiki.

Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar: Sebuah landasan pacu dilaporkan hancur, meskipun banyak aset telah dipindahkan ke lokasi lain sebelum dimulainya Operasi Epic Fury.

Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait: Beberapa hanggar dan gudang terkena serangan.

Pangkalan Udara Erbil di Irak: Sebuah fasilitas penyimpanan amunisi mengalami kerusakan.

Pangkalan Udara Al Dhafra di UEA: Kerusakan meliputi penyimpanan bahan bakar, hanggar, barak, dan klinik medis.

Serangan tambahan juga mengenai pangkalan-pangkalan di Yordania dan Arab Saudi, terutama merusak gedung-gedung administrasi dan infrastruktur pendukung. Laporan-laporan tersebut sejalan dengan laporan sebelumnya yang menyoroti kerusakan pada infrastruktur radar di beberapa lokasi, menunjukkan bahwa kemampuan pertahanan udara dan pengawasan mungkin telah terganggu sebagian selama serangan tersebut.

Serangan F-5 dan Wilayah Udara yang Diperebutkan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Indonesia-Australia Perkuat...

Situ Cilangkap Disiapkan Menjadi Destinasi Unggulan  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Situ Cilangkap Disiapkan Me...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.