Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Minyakita Mengkhawatirkan Banyak Daerah

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 10:20 WIB | Oleh:
Minyakita Mengkhawatirkan Banyak Daerah Doc: ist
Ket. banyak daerah kekurangan stok

MATARAM – Sejumlah daerah khawatir kekurangan stok Minyakita. Maka, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Nusa Tenggara Barat secara intensif memantau stok dan harga Minyakita. Merek ini merupakan minyak goreng rakyat (MGR) dengan sistem penjualan ditetapkan pemerintah melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 Tahun 2024.

Direktur Reskrimsus Polda NTB dalam jabatan Kepala Satgas Pangan NTB Kombes Pol. Fx. Endriadi di Mataram, Minggu, menerangkan bahwa hasil pemantauan dalam beberapa hari terakhir ini harga Minyakita di sejumlah titik masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter.

"Hasil pemantauan kami menunjukkan bahwa sejumlah pedagang ritel masih menjual Minyakita dengan harga di bawah HET. Meski demikian, pengawasan dan pembinaan tetap kami lakukan secara berkelanjutan," katanya.

Ia menegaskan, pengawasan secara intensif ini dilakukan secara terstruktur, mulai dari jajaran satgas pangan di tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional.

Pengawasan di NTB, dilakukan mulai dari distributor tingkat pertama, distributor tingkat kedua, hingga pedagang ritel.

"Skema pengawasan secara terstruktur ini untuk memastikan tidak ada terjadi penyimpangan harga maupun distribusi," ujar dia.

Sebagai langkah pencegahan, jajaran kepolisian bersama instansi pemerintahan yang juga turut tergabung dalam satgas pangan menggencarkan pembinaan kepada para pelaku usaha agar tetap mematuhi ketentuan yang berlaku.

"Dalam giat tersebut juga diberikan pemahaman kepada masyarakat sebagai konsumen agar lebih cermat dalam membeli kebutuhan pokok," ucapnya.

Menurut dia, langkah satgas pangan ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan Minyakita agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar sesuai ketentuan pemerintah.

Lebih lanjut, Endriadi menegaskan bahwa Satgas Pangan NTB akan terus memastikan kegiatan pemantauan berjalan di lapangan guna mencegah potensi lonjakan harga maupun praktik penyelewengan yang dapat merugikan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.