Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Sanggah Tudingan Segera Akhiri Perang karena Pemilu Paruh Waktu

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Trump Sanggah Tudingan Segera Akhiri Perang karena Pemilu Paruh Waktu Doc: afp
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (22/4), mengatakan tidak ada kerangka waktu untuk mengakhiri perang AS-Israel dengan Iran. Dalam pernyataannya seperti dikutip dari Fox News, menyebutkan tidak ada tekanan waktu pada perpanjangan gencatan senjata atau pembicaraan damai baru yang tertunda.

“Orang-orang mengatakan saya ingin (segera) mengakhirinya karena pemilihan paruh waktu, itu tidak benar,” sanggah Trump.

Sebelumnya, Trump sempat menyampaikan bahwa perang akan berlangsung empat hingga enam pekan setelah dimulai pada 28 Februari.

Pada Selasa (21/4), Trump mengatakan, dia akan memperpanjang gencatan senjata dua pekan yang dijadwalkan berakhir pada Rabu malam waktu setempat untuk memberi lebih banyak waktu bagi Iran menyusun proposal terpadu untuk negosiasi lebih lanjut.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan kepada wartawan pada Rabu bahwa Trump belum menetapkan tenggat waktu untuk menerima proposal Iran.

“Pada akhirnya, jangka waktu akan ditentukan oleh panglima tertinggi,” kata Leavitt.

Trump mungkin akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama tiga hingga lima hari lagi, lapor media daring AS Axios pada Rabu (22/4), yang mengutip tiga pejabat AS.

Komandan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran Ahmad Vahidi dan para wakilnya telah menolak sebagian besar hal yang telah dibahas oleh para negosiator Iran sendiri dalam putaran pertama pembicaraan AS-Iran di Pakistan pada awal bulan ini, menurut laporan tersebut.

Hambatan Utama

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa pelanggaran komitmen, tindakan blokade di Selat Hormuz, serta ancaman dari AS menjadi hambatan utama dalam proses negosiasi.

“Iran selalu menyambut dan terus membuka diri terhadap dialog dan kesepakatan. Namun, itikad buruk, pengepungan, dan ancaman merupakan penghalang utama bagi negosiasi yang tulus. Dunia menyaksikan retorika kosong yang penuh kemunafikan serta kontradiksi antara klaim dan tindakan,” tulis Pezeshkian di media sosial X, Rabu (22/4).

Sebelumnya pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil.

Iran kemudian merespons dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Eskalasi konflik tersebut hampir menghentikan lalu lintas di Selat Hormuz, jalur strategis pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, sehingga turut mendorong kenaikan harga bahan bakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Menekraf Dorong Pembenahan ...

Menekraf: Musik Indonesia Kian Mendunia

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menekraf: Musik Indonesia K...
Nasional
Kemenpar Ajak Berwisata Mel...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 1
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 1
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
# 6
# 6
Menanti Data Inflasi AS, 25 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.