Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik, Agen Terima Keluhkan Masyarakat

📅 Kamis, 23 Apr 2026, 16:01 WIB | Oleh:
 Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik, Agen Terima Keluhkan Masyarakat Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Tabung-tabung gas yang dijual oleh salah satu agen elpiji nonsubsidi di Jalan Haji Jian, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/4).

Salah satu agen di Jakarta Selatan (Jaksel) mengeluhkan kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi ukuran 12 kilogram (kg) dalam beberapa hari terakhir.

“Kalau sekarang ini memang tinggi, lebih parah dari biasanya. Biasanya, kenaikan tidak sebesar ini,” kata pemilik agen gas elpiji Suryati Budi Rahayu saat ditemui di tokonya yang berlokasi di Jalan Haji Jian, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis.

Dia menilai lonjakan harga yang mencapai puluhan ribu rupiah itu memberatkan.

Suryati menyebutkan harga tabung gas 12 kg melonjak dari Rp210.000 menjadi Rp248.000, atau naik sekira Rp38.000 dalam waktu singkat.

Menurut dia, dampak langsung dari kenaikan tersebut, yaitu meningkatnya keluhan dari pelanggan, banyak konsumen yang mempertanyakan alasan di balik lonjakan harga yang dianggap mendadak itu.

“Paling banyak yang komplain, ‘Kok naik harganya?’ Tapi kami hanya bisa menjelaskan bahwa itu sudah kebijakan dari pusat. Informasinya juga sudah disampaikan lewat televisi,” ujar Suryati.

Meski gelombang protes sempat muncul, dia menilai daya beli masyarakat terhadap elpiji 12 kg belum mengalami penurunan signifikan.

Dia mengatakan transaksi penjualan masih berjalan normal dalam beberapa hari terakhir.

“Memang ada komplain di awal, tapi lama-lama biasanya juga kembali normal. Sejauh ini, orderan masih berjalan, belum terlihat ada penurunan,” tutur Suryati.

Akan tetapi, dia mengakui kenaikan harga yang baru berlangsung sekitar dua sampai tiga hari terakhir ini belum dapat memastikan dampak jangka panjang ke depannya.

Di sisi lain, Suryati menilai kebijakan kenaikan harga tersebut kurang wajar, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sedang menekan berbagai sektor.

Dia pun menyoroti pengguna elpiji 12 kg yang tidak hanya berasal dari kalangan atas, tetapi juga pelaku usaha kecil, seperti laundry dan rumah makan.

Kenaikan harga elpiji yang terjadi bersamaan dengan meningkatnya harga kebutuhan pokok lainnya, kata dia, semakin memperberat beban masyarakat.

“Kasihan juga, apalagi sembako juga naik semua, plastik-plastik naik, semuanya naik, jadi sulit," ungkap Suryati. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Perum Bulog Buka Akses Guda...

Kabar bagus, Mulai Banyak Warga Mengunjungi Museum

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar bagus, Mulai Banyak W...

Perlindungan Wanita Harus Terus Ditingkatkan

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlindungan Wanita Harus T...
Megapolitan
Gudang-gudang Milik Bulok M...
Megapolitan
Perbanyak Pelatihan Seni da...
Megapolitan
Link Jakarta- Budapest Diha...
  • Event Jakarta Awal Juli 2026: Dari Jakarta X Beauty hingga Festival Budaya Minang
    Preview komentar:
    Nomor customer service BRI QLola 0821-7850-9155 Call Center Cs ...
    Pukblikasi
  • Perum Bulog Buka Akses Gudang untuk Jadi Sarana Edukasi Masyarakat
    Preview komentar:
    Pukblikasi
    Apakah BRI ada CS online? Call Center Cs QLola ...
  • Kabar bagus, Mulai Banyak Warga Mengunjungi Museum
    Preview komentar:
    Pukblikasi
    QLola Internet Banking BRI Call Center Cs QLola Bri ...
Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.