Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OJK Papua Gencarkan Edukasi Keuangan Petani Lewat NokenKu, Strategi Ampuh Cegah Pinjol Ilegal dan Tingkatkan Kesejahteraan

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 04:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
OJK Papua Gencarkan Edukasi Keuangan Petani Lewat NokenKu, Strategi Ampuh Cegah Pinjol Ilegal dan Tingkatkan Kesejahteraan Doc: Antara
Ket. Petugas OJK Papua menjelaskan pemanfaatan akses layanan keuangan formal kepada para petani di Kabupaten Keerom Papua, Jumat (17/4).

Jayapura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua mengajak petani setempat mengenali dan memanfaatkan akses layanan keuangan formal guna meningkatkan kesejahteraan serta melindungi dari pinjaman online (pinjol) ilegal.

Kepala OJK Provinsi Papua Fatwa Aulia di Jayapura, Selasa (21/4), mengatakan pemahaman terhadap layanan keuangan formal penting bagi petani agar dapat mengelola keuangan secara lebih terencana dan berkelanjutan.

"Untuk itu pada Jumat (17/4) kami bersama Dinas Pertanian Kabupaten Keerom serta layanan jasa keuangan melakukan sosialisasi kepada para petani di Kabupaten Keerom melalui program edukasi Ngobrol Keren tentang Keuangan (NokenKu) di mana hal ini sebagai upaya dalam melindungi dari pinjol ilegal," katanya.

Menurut dia, kehadiran program NokenKu penting dilakukan karena ini berhubungan dengan kebutuhan petani, sehingga mudah harus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sudah saatnya petani Papua memahami akses layanan keuangan formal, mulai dari tabungan, pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.

Dia menjelaskan dengan pemahaman tersebut maka petani tidak hanya mampu mengembangkan usaha, tetapi juga terlindungi dari berbagai risiko, termasuk potensi kerugian akibat aktivitas keuangan ilegal.

"Oleh sebab itu dalam pelaksanaan program tersebut para peserta diberikan materi terkait pengelolaan keuangan, pemanfaatan produk dan layanan perbankan, serta pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja sektor pertanian," katanya.

Ke depan, pihaknya bakal terus membuka kerja sama dengan dinas terkait serta layanan jasa keuangan agar dalam menjalankan program tersebut lebih tepat sasaran.

"Kami berharap petani di Papua semakin memahami dan memanfaatkan layanan keuangan formal secara optimal," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.