Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Calon Ketua The Fed Pilihan Trump Janji Jaga Independensi

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Calon Ketua The Fed Pilihan Trump Janji Jaga Independensi Doc: istimewa
Ket. Kevin Warsh, Kandidat Pemimpin bank sentral Federal Reserve (The Fed)

Washington DC – Kevin Warsh, kandidat pilihan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memimpin bank sentral Federal Reserve (The Fed), menegaskan komitmennya menjaga independensi kebijakan moneter dalam sidang konfirmasi di Senat, Selasa.

“Saya berkomitmen untuk memastikan bahwa pelaksanaan kebijakan moneter tetap sepenuhnya independen,” kata Warsh dalam pernyataan pembukaannya di hadapan Komite Perbankan Senat.

Sidang tersebut menjadi tahap krusial bagi Warsh untuk menggantikan Ketua The Fed Jerome Powell, yang masa jabatannya berakhir pada 15 Mei. Namun, proses konfirmasi diperkirakan berlangsung alot di tengah tekanan politik di Senat.

Sebanyak 11 anggota Partai Demokrat sebelumnya mendesak penundaan proses nominasi hingga investigasi terhadap Powell dan Gubernur The Fed Lisa Cook selesai. Di sisi lain, Senator Republik Thom Tillis juga mengancam akan memblokir seluruh calon pejabat The Fed hingga penyelidikan tersebut rampung.

Dengan komposisi 13 anggota Partai Republik di komite, satu suara penolakan saja berpotensi memicu kebuntuan dalam proses pengesahan.

Dalam sidang, Warsh diperkirakan menghadapi berbagai pertanyaan kritis, mulai dari latar belakang kekayaan hingga hubungan masa lalunya dengan Jeffrey Epstein, serta pandangannya terkait kebijakan ekonomi.

“Sidang ini akan penting, karena ini akan menjadi kesempatan pertamanya sejak ia dinominasikan oleh presiden untuk menunjukkan bahwa ia berniat menjadi bankir sentral yang kredibel dan independen,” kata peneliti senior Brookings Institution David Wessel.

“Dia harus benar-benar berhati-hati agar tidak membuat Trump marah,” tambahnya.

Dalam pernyataan tertulisnya, Warsh menegaskan bahwa independensi The Fed harus dijaga dari tekanan politik.

“Saya tidak percaya bahwa independensi operasional kebijakan moneter terancam secara khusus ketika para pejabat terpilih; presiden, senator, atau anggota DPR, menyatakan pandangan mereka tentang suku bunga,” ujarnya.
“Para bankir sentral harus cukup kuat untuk mendengarkan beragam pandangan,” imbuhnya.

Isu inflasi

Selain independensi, isu inflasi menjadi sorotan utama dalam sidang tersebut. Warsh menegaskan bahwa The Fed harus bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas harga.

“Inflasi adalah pilihan, dan The Fed harus bertanggung jawab atasnya,” kata dia, seraya menambahkan bahwa lonjakan harga membawa dampak besar bagi masyarakat.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa independensi The Fed justru bisa terancam jika lembaga tersebut terlalu masuk ke ranah kebijakan fiskal dan sosial di luar kewenangannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Pemerintah Perketat Langkah...

Menekraf Ingin Tenun jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menekraf Ingin Tenun jadi K...
Nasional
Mentan Ultimatum Importir P...
Nasional
KPK Segera Dalami Dugaan Ko...
Megapolitan
Polres Bekasi Kota Berhasil...

Pemkot Bandung dan PNM Dukung UMKM Perempuan

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung dan PNM Duku...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.