Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Reijnders Ungkap Alasan Tinggalkan Manchester City dan Pilih Klub Arab Saudi

📅 Kamis, 24 Sep 2026, 00:15 WIB | Oleh:
Reijnders Ungkap Alasan Tinggalkan Manchester City dan Pilih Klub Arab Saudi Doc: Istimewa
Ket. Tijjani Reijnders.

AMSTERDAM — Tijjani Reijnders mengungkap alasan mengejutkan di balik keputusannya meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan klub Arab Saudi, Al Qadsiah, pada bursa transfer musim panas.

Gelandang tim nasional Belanda itu mengaku tidak nyaman dengan peran yang diberikan kepadanya di Manchester City. Di sisi lain, tawaran finansial besar dari Al Qadsiah membuatnya sulit menolak kesempatan untuk melanjutkan karier di Saudi Pro League.

Reijnders bergabung dengan Al Qadsiah dalam transfer senilai 61 juta euro atau sekitar 1,1 triliun rupiah, berdasarkan nilai tukar dalam laporan tersebut.

Keputusan pemain berusia 28 tahun itu sempat mengejutkan karena ia meninggalkan salah satu klub terbesar di Eropa ketika kariernya masih berada dalam usia produktif.

Namun, Reijnders mengatakan keputusan tersebut bukan semata-mata karena uang. Ia merasa peran yang dimainkan di Manchester City tidak sesuai dengan karakter sepak bola yang ingin dijalaninya.

Reijnders menjelaskan bahwa dirinya ingin menjadi gelandang dinamis yang mampu berkontribusi dalam fase menyerang sekaligus bertahan. Namun, dalam perjalanannya bersama Manchester City, ia semakin sering ditempatkan sebagai gelandang serang.

Situasi tersebut kembali terlihat dalam persiapan pramusim. Reijnders mulai menyadari bahwa dirinya kemungkinan akan menjalani musim berikutnya dengan peran yang sama.

“Pada pramusim, saya melihat bahwa semuanya kembali mengarah ke sana di City. Saya mulai berpikir apakah saya ingin menjalani satu musim lagi seperti itu,” kata Reijnders saat bergabung dengan tim nasional Belanda untuk persiapan pertandingan melawan Jerman.

“Jawaban jujurnya adalah tidak. Saya ingin mencari pilihan lain, dan kemudian saya mendapat kabar dari klub bahwa saya diperbolehkan melakukannya.” Reijnders akhirnya memilih membuka lembaran baru di Arab Saudi.

Keputusan pindah ke Saudi Pro League bukan sesuatu yang langsung diterima Reijnders dengan mudah. Ia mengakui sempat memiliki pandangan bahwa kepindahan ke Arab Saudi dapat dianggap sebagai akhir dari perjalanan seorang pemain top di Eropa.

“Saya rasa banyak orang berpikir bahwa karier Anda sebagai pesepak bola top sudah berakhir ketika mengambil keputusan seperti ini. Awalnya saya juga merasa demikian,” ujar Reijnders.

Namun, percakapannya dengan pelatih Al Qadsiah, Brendan Rodgers, mengubah pandangan tersebut.

Menurut Reijnders, Rodgers meyakinkannya bahwa kepindahan ke Arab Saudi tidak harus menjadi akhir dari kariernya di Eropa.

“Dia mengatakan saya bisa menjalani tiga atau empat tahun yang sangat menyenangkan di sini, lalu kembali ke Eropa. Sekarang sudah ada cukup banyak contoh mengenai hal itu. Itu juga menjadi tujuan saya,” kata Reijnders.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.