Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PTPN IV PalmCo Gandeng ITS Kembangkan Bensin Sawit

📅 Senin, 20 Apr 2026, 08:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
PTPN IV PalmCo Gandeng ITS Kembangkan Bensin Sawit Doc: PTPN IV PalmCo
Ket. Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa (kedua kanan) dan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Bambang Pramujati (kedua kiri) didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kanan) menunjukkan hasil penandatanganan nota kesepahaman kerja sama pengembangan energi terbarukan berbasis kelapa sawit yaitu bensin sawit atau biogasoline

JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk mengembangkan energi terbarukan berbasis kelapa sawit, yaitu bensin sawit atau biogasoline.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari transformasi perusahaan untuk memperkuat bisnis hilir sejalan dengan kebijakan pemerintah.

“Sinergi dengan ITS adalah langkah konkret PalmCo dalam mengintegrasikan riset teknologi ke dalam skala industri,” kata Jatmiko berdasarkan keterangannya, Jakarta, Senin.

Ia menyebut fokus perusahaan tidak hanya pada peningkatan produktivitas, tetapi juga membangun ekosistem bisnis sawit yang berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan energi bersih.

Menurut dia, ruang lingkup kerja sama mencakup riset energi terbarukan hingga pemanfaatan teknologi untuk menciptakan ekosistem zero waste di lingkungan perkebunan.

"Dengan dukungan riset ITS, kami optimistis mampu mengakselerasi implementasi energi bersih, termasuk pengembangan biogasoline yang sangat dinantikan pasar," ujar dia.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Jatmiko bersama Rektor ITS Bambang Pramujati di Surabaya, Minggu (19/4), serta disaksikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Menurut Menteri Amran, pengembangan bensin sawit perlu segera didorong ke tahap industrialisasi agar dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan memperkuat ketahanan energi nasional.

“Kita mulai dari industri skala kecil dulu, kalau ini berhasil, langsung kita buka skala besar. Ini adalah langkah nyata menuju ketahanan energi nasional,” tegas Amran.

Ia menambahkan kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam mengoptimalkan komoditas sawit sebagai sumber energi alternatif.

Sementara itu, Rektor ITS Bambang Pramujati menekankan pentingnya hilirisasi hasil riset agar dapat memberikan manfaat nyata bagi industri dan masyarakat.

“Kami mendorong agar hasil riset kampus memiliki dampak nyata. Kerja sama dengan PTPN IV PalmCo ini menjadi jembatan penting agar inovasi seperti bensin sawit dapat diterapkan dalam skala masif,” ucap Bambang.

Dari sisi teknis, Ketua Tim Peneliti ITS Hosta Ardhyananta menjelaskan inovasi yang dikembangkan difokuskan pada efisiensi konversi minyak sawit menjadi bahan bakar yang dapat digunakan pada mesin kendaraan saat ini.

Kerja sama PalmCo dan ITS ini direncanakan berlangsung selama lima tahun dengan pembentukan tim kerja untuk mengawal implementasi teknologi di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menyedihkan, Gajah Kembali Harus Mati

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Menyedihkan, Gajah Kembali ...
Nasional
Hilirisasi Pertanian Sangat...
Megapolitan
Asalkan Berdasar Data dan F...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

Jerman Catat Rekor Suhu Tertinggi Sepanjang Masa 41°C Saat Eropa Dilanda Gelombang Panas

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.