Pemerintah Harus Antisipasi Risiko Kebocoran BBM Subsidi
📅 Senin, 20 Apr 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiTurun Kelas Energi
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi per 18 April 2026. Harga Pertamax Turbo naik menjadi 19.400 rupiah per liter dari sebelumnya 13.100. Dexlite naik menjadi 23.600 rupiah per liter dari 14.200, dan Pertamina Dex menjadi 23.900 rupiah per liter dari 14.500.
Sementara itu, harga BBM lain seperti Pertamax tetap 12.300 rupiah per liter dan Pertamax Green 12.900 rupiah per liter. Untuk BBM subsidi, harga Pertalite masih 10.000 rupiah per liter dan Biosolar 6.800 rupiah per liter.
Secara terpisah, Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak kenaikan bahan bakar minyak nonsubsidi, seperti peralihan konsumsi dari BBM nonsubsidi ke subsidi hingga kenaikan harga kebutuhan pokok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyoroti dampak kenaikan BBM nonsubsidi, khususnya oleh kelompok kelas menengah. Kenaikan harga BBM nonsubsidi berpotensi meningkatkan beban pengeluaran rumah tangga serta menekan daya beli.
"Kondisi ini dapat memicu fenomena 'turun kelas energi', yaitu peralihan konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi," kata Firnando.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!