Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SAR Manado Evakuasi Pendaki Pingsan saat Mendaki Gunung Klabat-Minut

📅 Senin, 07 Jul 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
SAR Manado Evakuasi Pendaki Pingsan saat Mendaki Gunung Klabat-Minut Doc: ANTARA
Ket. Tim SAR melakukan evakuasi seorang pendaki yang mengalami sakit perut hingga pingsan di pos empat Gunung Klabat, Kabupaten Minahasa Utara.

MANADO – SAR Manado mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami sakit perut hebat dan kemudian pingsan di pos empat Gunung Klabat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Senin dini hari.

"Korban adalah Nur Soleha Almadina, perempuan, berumur 16 tahun asal Kelurahan Pinokalan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung," kata Humas Kantor SAR Manado, Nuriadin Gumeleng, di Manado.

Kronologi kejadian, kata Nuriadin, pada Sabtu (5/7) pukul 18.00 WITA, sebanyak tujuh orang memulai pendakian menuju puncak Gunung Klabat.

Namun, pada Minggu (6/7), pukul 19.00 WITA, salah satu dari pendaki, Nur Soleha Almadina, mengalami sakit perut yang hebat hingga tidak sadarkan diri di sekitar Pos 4.

Rekan-rekan korban segera menghubungi orang tua korban, yang selanjutnya meneruskan laporan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado untuk permintaan evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, kata dia, di hari yang sama pukul 22.20 WITA, tim Rescue dari Kantor SAR Manado setelah tiba di Pos Spamu, kaki Gunung Klabat pada pukul 22.50 WITA langsung melakukan pendakian menuju pos empat.

Pada Senin dini hari pukul 02.10 WITA, tim SAR berhasil menemukan korban yang sudah mulai dievakuasi turun perlahan oleh rekan-rekannya hingga ke pos tiga, tim kemudian memberikan penanganan medis awal.

Setelah kondisi korban mulai membaik pada pukul 03.00 WITA, evakuasi dilanjutkan menuju kaki gunung dan pukul 06.30 WITA, korban tiba di Polsek Airmadidi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Tim dan peralatan yang membantu evakuasi korban yaitu Tim Rescue Basarnas Manado (12 personel) dan Polsek Airmadidi (satu personel), satu unit Rescue Car, peralatan mountaineering, peralatan komunikasi, medis serta peralatan pendukung lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.