Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gencarkan Pilah Sampah dan Targetkan Setiap RT Punya Satu Biopori

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gencarkan Pilah Sampah dan Targetkan Setiap RT Punya Satu Biopori Doc: Antara
Ket. Sejumlah tamu dalam Rapat Koordinasi Wilayah Pemerintah Kota Jakarta Selatan diarahkan untuk membuang sampah sesuai dengan jenis dan tempat pemilahannya di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (7/2/2026).

Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan (Jaksel) menargetkan setiap RT mempunyai satu biopori dalam rangka menggencarkan Gerakan "Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah" sebagai upaya mengatasi keterbatasan daya tampung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

"Untuk mendukung program ini, Pemkot Jakarta Selatan meminta setiap RT memiliki minimal satu lubang biopori jumbo," kata Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murthadho di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis.

Dia mengatakan gerakan tersebut diharapkan menjadi nilai yang tertanam di masyarakat sehingga persoalan sampah dapat diselesaikan mulai dari lingkungan rumah tangga.

Terlebih, dia menambahkan, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan telah menggencarkan program pengelolaan sampah organik melalui sistem biopori jumbo dan teba modern.

Menurut dia, apabila sekitar 6.000 RT di Jakarta Selatan menerapkan sistem tersebut, maka penanganan sampah organik dapat dilakukan secara efektif melalui konsep zero organic waste.

"Kantor-kantor pemerintah juga kami imbau melakukan hal yang sama. Untuk lingkup RT, saya rasa dengan semangat gotong royong dan pemahaman masyarakat terkait persoalan sampah, mereka akan melakukannya," ujar Ali.

Lebih lanjut, dia juga meminta camat dan lurah setempat agar memperkuat pemberdayaan bank sampah untuk menangani sampah anorganik, seperti plastik dan sejenisnya. Bank sampah yang sudah berkembang itu kemudian perlu diterapkan pada bank sampah lainnya agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal.

"Kita harus memperkuat fungsi bank sampah agar masyarakat dapat memilah dan membawa sampah anorganik tersebut ke sana," tutur Ali.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Dedy Setiono mengatakan program pengelolaan sampah melalui biopori jumbo dan teba modern telah diterapkan di sejumlah lokasi, di antaranya Kecamatan Mampang Prapatan dan Kelurahan Tegal Parang.

Program tersebut diharapkan mampu mengurangi pembuangan sampah hingga 50 persen pada Agustus 2026. Bahkan, pada 2027, Jakarta Selatan ditargetkan tidak lagi membuang sampah ke TPST Bantargebang.

"Penanganan sampah yang paling cepat adalah langsung diselesaikan di tempat, sehingga tidak perlu lagi dibawa jauh ke Bantargebang. Semoga inovasi ini berjalan dengan baik," ungkap Dedy. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

16 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.