Antusiasme Meledak! Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih Diserbu 220 Ribu Pendaftar
📅 Senin, 20 Apr 2026, 17:55 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Rekrutmen manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola ekonomi berbasis desa.
Keberadaan manajer profesional diperlukan untuk menjembatani antara potensi ekonomi lokal dengan pengelolaan usaha koperasi yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Koperasi desa selama ini memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat akar rumput, namun tantangan utama sering terletak pada aspek manajerial, mulai dari perencanaan usaha, akses pembiayaan, hingga pemasaran produk.
Kehadiran manajer yang kompeten diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas jejaring usaha koperasi.
Jika rekrutmen ini berjalan selektif dan berbasis kompetensi, Kopdes Merah Putih berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi desa yang lebih adaptif terhadap perubahan pasar, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa rekrutmen manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sudah menembus 220.364 pendaftar per Minggu (19/4) sejak pertama kali dibuka pada Rabu (15/4).
“Ini yang daftar banyak jadi kadang-kadang situsnya mengalami gangguan. Tapi saya nyatakan pendaftarannya terbuka, transparan, jujur, dan tidak ada yang menjamin bisa diterima,” kata pria yang akrab disapa Zulhas itu usai rapat koordinasi terbatas di kantornya, Jakarta, Senin (20/4).
Selain itu, Zulhas, yang juga Ketua Satgas Pembentukan Kopdes Merah Putih, menambahkan bahwa jumlah pendaftar untuk pengelola Kampung Nelayan Merah Putih juga cukup tinggi, yakni mencapai 64.029 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari sisi infrastruktur, pemerintah mencatat 35.408 titik lahan untuk pembangunan Kopdes Merah Putih telah memenuhi standar luas 1.000 meter persegi, 25.625 titik dalam proses pembangunan, dan 5.714 titik sudah selesai dibangun.
“Lahan lainnya terus kami data. Nanti akan disesuaikan pada periode berikutnya, karena di kota-kota tanahnya mahal dan kepemilikan beragam. Dan ada juga yang lahannya tidak memenuhi standar 1.000 meter persegi,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa sejumlah regulasi pendukung telah rampung, termasuk Peraturan Menteri Keuangan No 15 Tahun 2026 tentang Tata Cara Penyaluran Dana Alokasi Umum/Dana Bagi Hasil atau Dana Desa Dalam Rangka Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Zulhas menyebut pemerintah kini tengah menunggu aturan teknis dari Agrinas Pangan Nasional-yang bertanggung jawab dalam pembangunan fisik Kopdes Merah Putih-terkait audit nilai bangunan agar dapat dibayarkan melalui bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Pemerintah menargetkan 30 ribu koperasi desa selesai dibangun pada Juni 2026.
Pemerintah resmi membuka rekrutmen 30.000 formasi manajer Kopdes Merah Putih. Pendaftaran dibuka pada 15-24 April 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!