Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tanggamus Bakal Memiliki Kawasan Pariwisata Terpadu

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 14:17 WIB | Oleh:
Tanggamus Bakal Memiliki Kawasan Pariwisata Terpadu Doc: ist
Ket. destinasi

TANGGAMUS – Tak mau tertinggal dengan daerah lain, Tanggamus di Lampung mengupayakan pengembangan kawasan pariwisata terpadu di Kabupaten Tanggamus dan sekitarnya untuk meningkatkan sektor pariwisata daerah.

"Di Kabupaten Tanggamus dan sekitarnya memiliki banyak potensi pariwisata salah satunya destinasi Gigi Hiu yang menarik untuk dikunjungi wisatawan dan memiliki potensi pengembangan wisata dengan minat khusus," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung Tony Ferdiansyah di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan oleh karena itu pihaknya akan membuat serta mengembangkan kluster khusus pariwisata terkait kawasan pariwisata terpadu di Kabupaten Tanggamus.

"Jadi destinasi wisata ini nanti dikelola mulai dari daerah Kiluan Negeri sampai Kota Agung, panjangnya sekitar 60 kilometer untuk kawasan wisata terpadu. Serta sudah direncanakan akan dilakukan koordinasi dan FGD dengan pemerintah kabupaten serta pihak terkait untuk pengembangan rencana ini," katanya.

Dia menjelaskan di lokasi tersebut terdapat sejumlah potensi meliputi spot foto alami di daerah Gigi Hiu, objek wisata bahari, serta ada warisan rumah kuno. Dan setelah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten ada rencana untuk dilakukan pembangunan penginapan dan homestay di rumah warga seperti di sekitar Taman Nasional Way Kambas Kabupaten Lampung Timur, guna menarik minat wisatawan.

"Objek wisata yang potensial dari Kabupaten Pesawaran yang wilayah dekat Tanggamus ini ada Pulau Wayang, Pulau Kelagian, Teluk Hantu, Pantai Kiluan, disini potensi wisata pantainya sangat banyak serta menjadi daya tarik tersendiri," tambahnya.

Menurut dia, selain potensi destinasi wisata ada juga potensi ekonomi kreatif di 17 subsektor, dan salah satunya yang bisa dikembangkan di lokasi tersebut adalah pengembangan tempat penjualan cenderamata di sepanjang jalan menuju berbagai destinasi wisata yang dapat dilakukan dengan kerjasama bersama masyarakat setempat.

"Lalu perlu juga pengembangan kembali desa wisata di Kabupaten Tanggamus. Nanti akan dibangun desa wisata di Kiluan, kemudian untuk di Kabupaten Pesawaran dikembangkan desa wisata di daerah Pulau Wayang dan Teluk Hantu yang disana juga telah ada kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Dan disarankan kepada pemerintah kabupaten untuk terus mengaktifkan kelompok sadar wisata di lokasi yang memiliki potensi pariwisata," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pencapaian penyaluran KUR sektor produksi

10 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Pencapaian penyaluran KUR s...

Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peringatan Hari Mangrove Se...

Balap Traktor 2026 di Klaten

16 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Balap Traktor 2026 di Klaten
Nasional
Kampanye pelestarian harima...

GoPay Bagikan Tips Hindari Modus Penipuan CS Palsu

57 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
GoPay Bagikan Tips Hindari...
Nasional
Panglima TNI Lantik 734 Per...
Luar Negeri
Bursa Tokyo Berhasil Bangki...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Kunci Skuad Garuda Atasi Kamboja, Bung Kusnaeni Beri Masukan Begini!

Kunci Skuad Garuda Atasi Kamboja, Bung Kusnaeni Beri Masukan Begini!

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.