Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar Ungkap Pengendalian Ikan Sapu-sapu di Jakarta Perlu Strategi Terpadu

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Pakar Ungkap Pengendalian Ikan Sapu-sapu di Jakarta Perlu Strategi Terpadu  Doc: Instagram/@griyoulambontang

JAKARTA - Pakar perikanan IPB, Charles PH Simanjuntak menyoroti lonjakan populasi ikan sapu-sapu di perairan Jakarta. Pengendalian dinilai perlu dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Ia menyebut penangkapan selektif menjadi langkah penting. Target utama adalah ikan berukuran kecil di bawah 30 sentimeter.

“Penangkapan harus dilakukan secara sistematis di sepanjang aliran sungai. Ikan yang tertangkap perlu dimusnahkan untuk menekan populasinya,” ujar Charles, Kamis (16/4).

Ia juga menyarankan pemanfaatan teknologi pemantauan modern seperti environmental DNA. Teknologi ini mampu mendeteksi keberadaan ikan sejak tahap awal. Selain itu, pengendalian dapat dilakukan melalui pendekatan biologis. Predator alami dinilai efektif menekan populasi ikan sapu-sapu.

“Ikan lokal seperti baung dan betutu dapat menjadi predator alami. Peran ini penting terutama pada fase juvenil ikan invasif,” kata dia.

Ledakan populasi terjadi karena minimnya predator alami di sungai Jakarta. Kondisi ini berbeda dengan habitat asli di Sungai Amazon.

Di habitat asalnya, ikan sapu-sapu memiliki banyak predator alami. Hal tersebut menjaga keseimbangan populasi secara alami.

Charles juga mengingatkan agar ikan sapu-sapu tidak dikonsumsi masyarakat. Risiko kesehatan dinilai cukup tinggi terutama dari perairan tercemar.

“Ikan ini tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Kandungan logam berat berpotensi membahayakan kesehatan,” ucap dia.

Peneliti BRIN Gema Wahyu Dewantoro menilai ikan sapu-sapu sebagai spesies invasif. Keberadaannya mengancam populasi ikan asli di perairan lokal.

“Ikan ini dapat menggeser spesies lokal dan berkembang sangat cepat. Konsumsi jangka panjang berisiko karena kandungan logam berat,” kata Gema. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.