Jaga Ekosistem Sungai, Pemkot Jakarta Timur Tangkapi Ikan Sapu-sapu
📅 Jumat, 17 Apr 2026, 09:24 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di 10 kecamatan sebagai langkah konkret menjaga keseimbangan ekosistem sungai sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.
"Kegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu ini merupakan bagian dari gerakan terpadu di tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam merespons meningkatnya populasi ikan sapu-sapu yang kini menjadi sorotan publik," kata Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, di Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/4).
Kegiatan tersebut dipusatkan di Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, dan dilaksanakan secara hybrid di sejumlah titik perairan lainnya.
Menurut Munjirin, lonjakan populasi ikan sapu-sapu di aliran sungai tidak bisa dianggap sepele, karena selain berpotensi merusak habitat alami perairan, ikan tersebut juga dinilai membahayakan apabila dikonsumsi oleh masyarakat.
"Keberadaan ikan sapu-sapu ini tidak hanya mengganggu keseimbangan ekosistem sungai, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan karena kandungan bakteri dan logam berat di dalam tubuhnya," terang Munjirin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, dia menjelaskan operasi penangkapan itu merupakan salah satu upaya strategis untuk mengendalikan populasi ikan invasif tersebut.
Dengan pengendalian yang terukur, maka diharapkan kualitas lingkungan perairan di Jakarta Timur tetap terjaga dan kehidupan masyarakat lebih sehat.
Pelaksanaan operasi tersebut dilakukan secara serentak di 10 kecamatan dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Di Kecamatan Kramat Jati, kegiatan dipusatkan di lokasi Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung sebagai titik utama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, di Kecamatan Matraman, kegiatan berlangsung di Pintu Air Gunung Antang, RW 9, Kelurahan Palmeriam. Di Kecamatan Duren Sawit, kegiatan dipusatkan di Kali Buaran II, sementara di Kecamatan Cakung, penangkapan ikan itu berlangsung di kawasan Perumahan Rokem, Tambun Rengas.
Lalu, di Kecamatan Jatinegara, operasi digelar di Rumah Pompa Air BC Sudin Sumber Daya Air, Kelurahan Bidara Cina. Kemudian, di Kecamatan Cipayung, operasi berlangsung di Waduk Cilangkap 2 Agrowisata, RW 1, Kelurahan Cilangkap.
Selanjutnya, di Kecamatan Pasar Rebo, kegiatan terpusat di Irigasi Setu Pedongkelan, Kelurahan Pekayon. Lalu, di Kecamatan Ciracas, kegiatan dilaksanakan di Kali Cipinang, RT 4 RW 3, Kelurahan Rambutan, sedangkan di Kecamatan Pulo Gadung, operasi penangkapan terpusat di Kali Pasadenia, Jalan Pacuan Kuda, Kelurahan Kayu Putih.
Selain itu, di Kecamatan Makasar, operasi penangkapan ikan sapu-sapu dilaksanakan di Kali Sunter Sipon Kalimalang, tepatnya di Jalan Pintu Air, Kelurahan Cipinang Melayu.
Munjirin juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Dia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perangkat wilayah, serta masyarakat dalam menjaga lingkungan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), jajaran SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), para camat dan lurah, serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini," ucap Munjirin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!