Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Metro Jaya Gelar Operasi Pekat Jaya 2026 Jelang Ramadan

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 12:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Pekat Jaya 2026 Jelang Ramadan Doc: ANTARA
Ket. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memberikan keterangan kepada awak media setelah memimpin apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Pekat Jaya 2026 di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

JAKARTA – Polda Metro Jaya menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 menjelang Ramadan untuk memberikan jaminan rasa aman kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum DKI Jakarta.

"Tujuan utama operasi Pekat Jaya Tahun 2026 adalah menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan kegiatan sehari-hari serta ibadah di bulan suci Ramadan dengan tertib, nyaman dan khusyuk," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri saat memimpin apel di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/1).

Dia juga menyebutkan menjelang Ramadan, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) cenderung mengalami peningkatan, terutama berupa tawuran, keributan geng motor, aktivitas premanisme serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

Kondisi tersebut, kata dia, dipicu oleh berbagai faktor, antara lain konsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang, provokasi melalui media sosial serta tekanan sosial ekonomi yang meningkat menjelang Ramadan.

"Kondisi ini tidak dapat ditoleransi karena berpotensi menimbulkan korban jiwa, kerusakan fasilitas umum dan menurunnya rasa aman di tengah masyarakat," ujar Asep.

Oleh karena itu, dia menyebutkan langkah yang tegas, terukur dan terpadu sangat diperlukan guna menjaga stabilitas kamtibmas serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat menjelang dan selama Ramadan.

"Melalui operasi ini, Polri akan melaksanakan penegakan hukum secara tegas terhadap berbagai bentuk premanisme, kekerasan jalanan dan tindak pidana lainnya," tegas Asep.

Meski demikian, dia menekankan setiap tindakan di lapangan tetap harus dilaksanakan secara profesional, proporsional, sesuai prosedur serta tetap menjunjung tinggi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

"Selain upaya penindakan, langkah preventif dan preemtif juga harus dikedepankan melalui patroli kewilayahan, deteksi dini dan pembinaan masyarakat serta pendekatan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya guna mencegah potensi gangguan dari sejak awal," tutur Asep.

Dia pun mengingatkan seluruh personel yang terlibat dalam operasi Pekat Jaya 2026, yakni sebanyak total 675 personel, agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin, profesionalisme dan integritas.

"Pahami karakteristik wilayah tugas dan tingkatkan kewaspadaan, serta responsif terhadap setiap perkembangan situasi di lapangan," pungkas Asep. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.