Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IMF Soroti Ketidakpastian Global Masih Berlangsung Beberapa Waktu ke Depan

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 01:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Bahan Pertimbangan

Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko mengatakan, prediksi IMF itu seharusnya dipakai sebagai bahan pertimbangan pengelola ekonomi Indonesia.

Dia pun mengimbau agar keyakinan Indonesia bertahan dalam situasi terburuk menghadapi ketidakpastian global dan kenaikan harga energi harus dikomunikasikan secara transparan kepada masyarakat.

“Tanpa itu keraguan masyarakat akan meningkat,” kata Suhartoko.

Bantalan fiskal senilai 420 triliun rupiah untuk menjaga ekonomi Indonesia dari gejolak global pada April 2026. Harus dijelaskan secara komprehensif dan transparan.

Jika sumber bantalan dari akumulasi Sisa Anggaran Lebih, maka perlu dipikirkan sumber bantalan lain yang bukan bersifat utang. “Utang siaga (Standby loan) menjadi pilihan terakhir,” katanya.

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, mengatakan, pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) selalu mengklaim fundamental ekonomi Indonesia sangat kuat.

Mereka merujuk cadangan devisa Indonesia yang relatif besar sebagai pendukung. “Rupiah seharusnya mengapresiasi. Tapi fakta berkata lain. Rupiah terus tergelincir, kini tembus 17.000 per dolar AS. Mengapa bisa begini, karena cadangan devisa RI menggelembung terus oleh utang luar negeri.

Selama 2014-2025, cadangan devisa naik 44,6 miliar dollar AS (dari 111,9 miliar menjadi 156,5 miliar). Di sisi lain, utang luar negeri melonjak drastis, dari 292 miliar dollar AS (2014) menjadi 431,7 miliar (2025), naik 139,7 miliar dolar AS.

“Utang luar negeri tersebut seharusnya memperkuat cadangan devisa. Tetapi, hanya 32 persen saja yang masuk cadangan. Sisanya untuk menutupi berbagai defisit neraca, terutama defisit neraca pembayaran primer dengan akumulasi mencapai 397,9 miliar dollar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PTPN I Perkuat Rantai Pasok Kopi Global

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
PTPN I Perkuat Rantai Pasok...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.