Akselerasi Pembentukan Perda Daerah Khusus Jakarta
📅 Kamis, 16 Apr 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Rancangan Peraturan Daerah untuk pembentukan Daerah Khusus Jakarta (DKJ) terus dimatangkan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jakarta. Mereka menggelar pertemuan rutin triwulanan dengan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, guna membahas progres serta rencana pembentukan regulasi daerah tersebut.
Ketua Bapemperda DPRD Jakarta, Abdul Aziz, menyampaikan, dalam pertemuan tersebut dia memaparkan capaian kinerja pada triwulan pertama. Dia juga mengungkapkan rencana kerja triwulan berikutnya hingga akhir tahun.
Mereka telah diterima Gubernur untuk mempresentasikan capaian triwulan pertama, progres triwulan kedua, serta rencana untuk triwulan ketiga dan keempat. “Tahun ini menjadi momentum krusial dalam pembahasan Perda Daerah Khusus Jakarta,” tutur Aziz, Rabu.
Bapemperda, tambah Aziz, mendorong Pemprov Jakarta segera mengajukan rancangan Perda beserta naskah akademiknya. Tujuannya, untuk mempercepat pembahasan rancangan regulasi kekhususan Jakarta sebagaimana amanat Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Menurut Aziz, dari total 24 Raperda yang merupakan turunan dari 15 urusan kekhususan Jakarta, ditargetkan 11 Perda dapat diselesaikan tahun ini. Sedangkan, 13 Perda sisanya akan dilanjutkan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah tahun depan. “Dengan demikian, kami berharap tahun depan menjadi waktu terakhir pembahasan Perda kekhususan Jakarta,” tandasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ditingkatkan
Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Jakarta, Wa Ode Herlina, menyatakan bahwa laporan Global Residence Index yang menempatkan Jakarta sebagai salah satu kota teraman di Asia Tenggara patut disyukuri dan perlu terus ditingkatkan. “Kita senang sekali atas prestasi menjadi kota teraman, tapi mesti terus ditingkatkan,” kata Wa Ode.
Menurut laporan tersebut, capaian Jakarta didorong oleh berbagai faktor, mulai dari integrasi transportasi publik, digitalisasi layanan, penguatan ruang publik, hingga upaya pengendalian risiko perkotaan. Wa Ode, di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung Rano Karno transformasi Jakarta menuju kota global terus berjalan dengan pendekatan yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, pengembangan transportasi publik Jakarta masih perlu difokuskan pada peningkatan konektivitas antarrute serta perluasan akses hingga ke lingkungan permukiman warga. Masukan tersebut juga telah disampaikan kepada masyarakat saat sosialisasi Perda, terutama terkait kebutuhan integrasi layanan transportasi agar dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat berpenghasilan rendah. “Aspirasi transportasi lebih terkoneksi, terutama moda kecil ke lingkungan,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!