Sido Muncul Targetkan Transisi Kepemimpinan Tuntas 2027
📅 Selasa, 14 Apr 2026, 18:43 WIB | Oleh: Henri pelupessyUNGARAN - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk mulai mematangkan proses regenerasi kepemimpinan perusahaan yang diharapkan tuntas pada 2027.
Direktur Irwan Hidayat memastikan transisi ke generasi penerus disiapkan secara bertahap dan terstruktur.
Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat menyebut dirinya dipilih kembali untuk memimpin sementara karena faktor pengalaman dan usia paling senior di antara saudara.
“Kenapa saya dipilih, karena saya paling tua. Tapi tugas saya hanya mengantar ke generasi penerus,” katanya di Ungaran, kemarin.
Irwan menjelaskan proses regenerasi menjadi lebih kompleks karena melibatkan 13 anggota keluarga dari generasi berikutnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berbeda dengan generasi sebelumnya yang hanya lima bersaudara, diperlukan aturan yang lebih jelas dan transparan.
“Kalau dulu kami berlima cukup saling tahu, cukup telepon. Sekarang sudah 13 orang dari lima keluarga, jadi harus ada aturan yang transparan,” ujarnya.
Ia menegaskan dalam satu tahun ke depan, manajemen akan fokus menyempurnakan seluruh aspek perusahaan sebelum diserahkan. Mulai dari regulasi internal, produksi, keuangan hingga lingkungan akan ditata agar sesuai standar maksimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami ingin menyerahkan perusahaan dalam kondisi sempurna, patuh 100 persen terhadap aturan. Jangan sampai ada celah saat diserahkan ke generasi berikutnya,” jelasnya.
Selain itu, perusahaan juga akan memperkuat kinerja bisnis melalui peningkatan penjualan dan ekspansi pasar. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pemasaran produk suplemen serta membuka kantor perwakilan di luar negeri.
“Kami dorong penjualan, terutama suplemen dan ekspor. Tahun ini kami fokus bangun kantor marketing di luar negeri,” tegasnya.
Irwan juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan perusahaan. Saat ini, Sido Muncul tengah mengembangkan sistem digital untuk memantau aktivitas bisnis secara real time.
“Kami buat sistem monitoring real time, jadi semua proses bisa langsung dikontrol, tidak menunggu laporan setelah kejadian,” tandasnya.
Ia menambahkan, setelah proses transisi dilakukan, dirinya bersama jajaran pendiri tidak akan langsung melepas perusahaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!