Polisi Amankan Terduga Pelaku Pungli di Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang
📅 Selasa, 14 Apr 2026, 00:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SLUMAJANG - Personel gabungan dari Kepolisian Sektor Pronojiwo dan Koramil (Komando Rayon Militer) Pronojiwo di Lumajang pada Senin (13/4) mengamankan sejumlah oknum yang diduga melakukan aksi pungutan liar di kawasan wisata Air Terjun Tumpak Sewu, Lumajang. Dikutip dari akun Instagram malangraya_info, berdasarkan video yang beredar pada hari Senin (13/4), sejumlah oknum tertangkap tangan melakukan pungutan kepada para wisatawan.
Para oknum yang juga warga sekitar itu diduga menarik tiket hingga tiga kali (di atas, tengah, bawah air terjun) dengan total nilai mencapai 150.000 rupiah, terutama di area dasar sungai yang dilarang oleh Dinas Pariwisata. Penindakan dilakukan untuk kenyamanan wisatawan.
Aparat diterjunkan langsung ke lokasi wisata untuk melaksanakan pengamanan sekaligus pengawasan terhadap aktivitas pengunjung.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi praktik pungutan liar (pungli), khususnya di jalur dasar sungai Kali Glidik II yang kerap dilalui wisatawan.
Di lapangan, ratusan wisatawan baik lokal maupun mancanegara tampak memadati kawasan wisata yang dikenal dengan panorama air terjun bertingkat yang eksotis tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arus kunjungan yang meningkat ini menjadi perhatian khusus aparat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Pronojiwo AKP Soegeng Susanto, mengatakan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya para wisatawan.
“Kami bersama TNI melaksanakan pengamanan di kawasan wisata Tumpak Sewu untuk memastikan para pengunjung merasa aman dan nyaman. Selain itu, kami juga melakukan pengawasan guna mencegah adanya praktik pungli, khususnya di jalur Kali Glidik II,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, kawasan dasar sungai yang menjadi akses menuju air terjun memang cukup rawan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan pungutan tidak resmi. Oleh karena itu, kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu menekan potensi tersebut.
“Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang dirugikan. Wisatawan harus mendapatkan pelayanan yang baik tanpa adanya pungutan di luar ketentuan,” tegasnya.
Selain pengamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengunjung agar tetap berhati-hati, terutama saat melintasi jalur licin dan berbatu di sekitar aliran sungai.
Faktor keselamatan menjadi prioritas utama mengingat kondisi medan yang cukup menantang.
Sinergitas antara TNI dan Polri ini mendapat respons positif dari para wisatawan. Banyak di antara mereka merasa lebih tenang dengan adanya kehadiran aparat yang berjaga di sejumlah titik strategis.
Dengan meningkatnya kunjungan wisata di akhir pekan, aparat gabungan berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara intensif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!