Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekjen PDIP Apresiasi Pencapaian PAD Kota Yogyakarta Rp1 Triliun, Dorong Rekonsolidasi Fiskal Daerah

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 00:25 WIB | Oleh:
Sekjen PDIP Apresiasi Pencapaian PAD Kota Yogyakarta Rp1 Triliun, Dorong Rekonsolidasi Fiskal Daerah Doc: Dok. Istimewa

YOGYAKARTA, 9 April 2026 – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Yogyakarta yang menembus Rp1 triliun untuk pertama kalinya, sekaligus mendorong kader partai di daerah untuk melakukan rekonsolidasi fiskal di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Hasto menyampaikan hal tersebut usai bertemu Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Wawan Harmawan di Balaikota Yogyakarta, Kamis (9/4/2026). Kunjungan itu turut didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto.

Hasto Kristiyanto menyebut pencapaian PAD Rp1 triliun, program bedah rumah, normalisasi sungai, serta penanganan stunting sebagai bukti keberhasilan kepemimpinan kader partai yang berpihak pada rakyat setelah satu tahun Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan memimpin Kota Yogyakarta.

Ia menegaskan kinerja pemerintah kota tersebut selaras dengan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang memerintahkan kader di daerah untuk kreatif mengelola anggaran di tengah kebijakan pemotongan transfer dana pusat ke daerah.

"Menyikapi dinamika geopolitik pasca-serangan di Timur Tengah beberapa waktu lalu, Ibu Megawati langsung mengeluarkan instruksi khusus. Kader di daerah diminta kreatif mengelola anggaran agar tetap tangguh," ujar Hasto.

Hasto juga menyandingkan pencapaian Yogyakarta dengan kinerja kepemimpinan PDI Perjuangan di Jakarta di bawah Pramono Anung dan Rano Karno, yang dinilainya berhasil meningkatkan kemandirian fiskal daerah secara kreatif dengan tetap mengedepankan kesejahteraan warga.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto, yang juga menjabat Ketua Komisi A DPRD DIY, mengungkapkan bahwa Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY telah memperjuangkan alokasi anggaran Rp120 juta per kelurahan di seluruh DIY pada 2026. Khusus di Kota Yogyakarta, anggaran tersebut difokuskan untuk percepatan penanganan stunting, dengan total alokasi mencapai Rp5,4 miliar.

"Anggaran Rp120 juta per kelurahan di seluruh DIY ini merupakan komitmen dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY untuk menangani permasalahan stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat," kata Eko.

Sasaran program tersebut adalah balita dan ibu hamil melalui bantuan tambahan gizi guna menekan angka stunting di Kota Yogyakarta. ()

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Perundungan dan Kekerasan Anak Terus Diupayakan untuk Ditekan

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perundungan dan Kekerasan A...

Pelajar Ramaikan Festival Budaya di Nagan Raya

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelajar Ramaikan Festival B...

Tugas Berat di Pundak Kaur Bengkulu Harus Kejar 7.000 Peserta

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tugas Berat di Pundak Kaur ...
Daerah
Gairahkan Penumpang, Pelni ...
Olahraga
Winger Chelsea Alejandro Ga...

Pemprov DKI Bangun Kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09

47 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Pemprov DKI Bangun Kembali ...
Megapolitan
Buat Kemacetan Parah di Cak...
Ekonomi
IHSG Pagi Ini Bergerak Naik...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.