Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlu Langkah Agresif untuk Jaga Rupiah

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Pengamat pasar Ibrahim Assuaibi menyebut tekanan terhadap rupiah dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, khususnya antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

“Investor bersiap menghadapi potensi eskalasi di Timur Tengah menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Gangguan lalu lintas kapal tanker dalam beberapa pekan terakhir telah memperketat ekspektasi pasokan dan meningkatkan premi risiko di seluruh pasar minyak,” ujarnya.

Menurutnya, konflik tersebut telah mengganggu aliran energi global, mendorong kenaikan harga minyak, serta meningkatkan risiko inflasi yang pada akhirnya mempersulit arah kebijakan moneter di berbagai negara.

Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga tengah menantikan rilis data inflasi AS yang akan menjadi indikator penting dalam menentukan arah suku bunga bank sentral AS (The Fed).

Secara keseluruhan, pelemahan rupiah mencerminkan kombinasi tekanan global yang kompleks, mulai dari eskalasi geopolitik, gangguan pasokan energi, hingga dinamika pasar keuangan internasional yang masih diliputi ketidakpastian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Gr...
Ekonomi
IHSG Melemah, Pakar Minta O...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.