Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPS: Angka Kemiskinan Jakarta Turun ke 4,03%, Terendah Sejak Pandemi

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 18:53 WIB | Oleh:
BPS: Angka Kemiskinan Jakarta Turun ke 4,03%, Terendah Sejak Pandemi Doc: Pexels
Ket. Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto menyebut persentase penduduk miskin pada September 2025 tercatat sebesar 4,03 persen. Angka tersebut turun 0,25 persen poin dibandingkan Maret 2025 yang berada di level 4,28 persen.

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat penurunan angka kemiskinan di Ibu Kota pada September 2025. Capaian ini menjadi sinyal positif membaiknya kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jakarta.

Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto menyebut persentase penduduk miskin pada September 2025 tercatat sebesar 4,03 persen. Angka tersebut turun 0,25 persen poin dibandingkan Maret 2025 yang berada di level 4,28 persen.

"Persentase penduduk miskin pada September 2025 sebesar 4,03 persen," ujar Kadarmanto, Kamis (5/2/2026).

Ia menilai penurunan ini mencerminkan mulai pulihnya kondisi sosial ekonomi warga Jakarta.

Selain persentase, jumlah penduduk miskin di Jakarta juga mengalami penurunan signifikan. Pada September 2025, jumlah warga miskin tercatat sebanyak 439.120 orang.

Jumlah tersebut berkurang 25.750 orang dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 464.870 orang. BPS mencatat capaian ini menjadi jumlah penduduk miskin terendah sejak pandemi COVID-19 melanda.

Meski demikian, Kadarmanto mengingatkan bahwa angka kemiskinan Jakarta masih belum sepenuhnya kembali ke kondisi sebelum pandemi. Fluktuasi sempat terjadi setelah lonjakan tajam pada awal masa pandemi.

"Setelah mengalami lonjakan dan berfluktuasi, tren kemiskinan kembali menunjukkan penurunan pada September 2025," katanya. 

Penurunan ini dinilai sebagai bagian dari proses pemulihan ekonomi yang berkelanjutan.

Jika dibandingkan secara tahunan, tren penurunan juga terlihat. Pada September 2024, persentase penduduk miskin Jakarta tercatat sebesar 4,14 persen.

Angka tersebut turun menjadi 4,03 persen pada September 2025 atau menurun 0,11 persen poin. Penurunan tahunan ini memperkuat indikasi perbaikan kesejahteraan masyarakat.

BPS menilai pemulihan ekonomi Jakarta mulai memberikan dampak nyata terhadap kondisi rumah tangga. Hal ini tercermin dari meningkatnya pengeluaran masyarakat serta membaiknya sejumlah indikator makro.

Dari sisi pengeluaran, Garis Kemiskinan (GK) DKI Jakarta pada September 2025 tercatat sebesar Rp897.768 per kapita per bulan. Angka ini naik 5,28 persen dibandingkan Maret 2025.

Komponen garis kemiskinan masih didominasi oleh kebutuhan makanan. Porsi kebutuhan makanan mencapai 69,30 persen atau sebesar Rp622.175 per kapita per bulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Posko Siaga PLN Istana Waki...
Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.