Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkes Sedang Siapkan Program Vaksinasi Campak untuk Dewasa

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 19:00 WIB | Oleh:
Kemenkes Sedang Siapkan Program Vaksinasi Campak untuk Dewasa Doc: RRI/Zahfa Putri
Ket. Dirjen Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan (farmalkes) Kementerian Kesehatan, Lucia Rizka Andalusia (tengah)

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana membuat suatu program pelaksanaan vaksinasi. Hal ini menyusul izin penambahan indikasi vaksin campak untuk dewasa yang diresmikan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) per 7 April 2026.

Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia mengatakan, Kemenkes akan berkoordinasi dengan seluruh dinas kesehatan terkait program tersebut.

"Tentunya harus koordinasi dengan dinas kesehatan seluruh daerah, karena Indonesia ini kan luas, ada 38 provinsi," kata Rizka dalam konferensi pers di Gedung BPOM, Jakarta, Rabu (8/4).

Menurut dia, saat ini vaksin MR (kombinasi campak dan rubella) untuk program pemerintah tersedia sekitar 9,8 juta dosis di seluruh Indonesia. Ia memperkirakan, jumlah tersebut cukup untuk 5 setengah bulan.

Program vaksinasi campak dewasa nantinya akan diutamakan bagi tenaga kesehatan di 14 provinsi di Indonesia dengan kasus kejadian luar biasa (KLB) campak tertinggi saat ini. Sementara, untuk praktisi dokter umum dan dokter gigi akan dilaksanakan di seluruh provinsi.

"Ada 39.212 tenaga medis di 14 provinsi dengan kasus campak tertinggi akan jadi prioritas utama. Ditambah dengan 28.321 dokter umum dan dokter gigi yang sedang internship di seluruh Indonesia," ujar dia.

Mendukung hal tersebut, Kemenkes menerapkan mekanisme pemantauan vaksin melalui satu set logistik. Dari sana, ketersediaan vaksin di seluruh provinsi, kabupaten, hingga desa bisa dipantau secara real-time.

"Pertanyaan apakah pemerintah sudah siap, kami di Kementerian Kesehatan punya logistik vaksin. Dan ini sudah kami lakukan setiap tahun," ujar Rizka.

"Kami juga memastikan agar stok di seluruh daerah itu tetap terjaga. Supaya (distribusinya) tidak berlebihan, tidak berisiko, dan vaksinnya tidak akan jadi rusak," imbuh dia.

Terakhir, Rizka mengatakan, vaksin campak dewasa ini tidak bersifat wajib, namun ditekankan untuk kategori dewasa berisiko tinggi, seperti salah satunya tenaga kesehatan. "Jadi, tidak diwajibkan untuk dewasa, tetapi untuk kelompok berisiko tinggi ini kami akan lakukan dengan segera," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPOM, Taruna Ikrar mengatakan, izin penggunaan vaksin campak untuk dewasa sudah diputuskan melalui proses pertimbangan dan analisis yang matang. "Kami konsultasi dengan World Health Organization (WHO) secara langsung, dan Komite Nasional Penilai Obat untuk mendapatkan tinjauan independen,” kata dia.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, BPOM menetapkan persetujuan penggunaan vaksin campak Biofarma. Semula hanya untuk anak-anak, kini bisa diperuntukkan bagi kelompok dewasa berisiko.

"Mudah-mudahan dengan ketersediaan vaksin yang telah mendapat persetujuan tadi, kejadian luar biasa ataupun endemik campak yang telah terjadi di negeri kita bisa segera diatasi. Sehingga tidak akan menimbulkan kejadian luar biasa," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kementan Siapkan 56 Ribu Po...
Olahraga
STY Apresiasi Pemain Persij...

Tips Sukses Sekolah Sambil Bekerja

1.5 jam yang lalu | Opik

Rona
Tips Sukses Sekolah Sambil ...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.