Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 16:06 WIB | Oleh:
Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.
Ket. Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan memiliki sebanyak 56 fasilitas pengelolaan sampah organik, Jakarta, Minggu (12/7).

JAKARTA -- Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan memiliki sebanyak 56 fasilitas pengelolaan sampah organik untuk memperkuat upaya pengelolaan sampah dari sumber.

"Untuk wilayah Kebayoran Lama Selatan sudah dibangun empat teba modern dan 52 lubang biopori jumbo. Untuk itu, masyarakat diwajibkan melakukan pemilahan dan pengolahan sampah secara mandiri dari sumbernya," kata Camat Kebayoran Lama, Mustofa di Jakarta, Minggu.

Mustofa mengatakan, upaya ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Dia mengatakan, kebijakan tersebut sejalan dengan rencana pembatasan pembuangan sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Sebab, nantinya hanya sampah residu yang diperbolehkan dikirim.

"Keberadaan puluhan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sekaligus memanfaatkan sampah organik agar tidak seluruhnya berakhir di TPST Bantargebang," ucapnya.

Selain teba modern dan lubang biopori jumbo, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan juga memiliki satu unit mesin pencacah sampah milik Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan.

"Mesin tersebut dimanfaatkan untuk mempermudah proses pemilahan sampah sesuai dengan jenisnya," kata dia.

Menurutnya, sampah organik seperti sisa makanan, kulit buah, dan sampah basah lainnya dapat dimasukkan ke dalam lubang biopori untuk diolah secara alami.

Sementara itu, sampah yang masih memiliki nilai daur ulang akan dipilah dan selanjutnya diangkut oleh petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup maupun Bank Sampah yang telah aktif di setiap RW.

"Jenis sampah yang dimasukkan ke dalam biopori adalah sampah organik, seperti sisa makanan, kulit buah, dan sampah basah lainnya. Sedangkan, sampah yang dapat didaur ulang akan dipilah dan diambil oleh petugas Sudin LH. Bank Sampah di setiap RW juga sudah aktif beroperasi," katanya.

Sementara itu, Ketua RW 11, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Nasir menuturkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah di lingkungan.

"Pembangunan sarana pengelolaan sampah perlu diimbangi dengan sosialisasi yang masif agar kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari sumber semakin meningkat," ucap Nasir.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah mempelajari inovasi pembuatan eco-enzyme di sejumlah wilayah. Cairan hasil fermentasi limbah organik tersebut dinilai mampu membantu menguraikan sisa makanan sekaligus mengurangi aroma tidak sedap dari sampah organik.

"Kami berharap seluruh RW dapat menerapkan inovasi eco-enzyme sehingga pengelolaan sampah organik semakin optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.