BPS Natuna Data 784 Titik Kegiatan Ekonomi Lewat Sensus Ekonomi 2026 di Wilayah Perbatasan.
📅 Selasa, 30 Jun 2026, 10:27 WIB | Oleh: Yebdi TrismarBadan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mendata kegiatan ekonomi di 784 titik di wilayah perbatasan itu, melalui Sensus Ekonomi 2026.
Kepala BPS Natuna Wahyudi Dwi Sugianto di Natuna, Senin, mengatakan tujuan sensus adalah untuk menyediakan data dasar yang akurat sebagai acuan penyusunan kebijakan pembangunan daerah untuk 10 tahun ke depan.
"Sensus ekonomi ini dilakukan selama 2,5 bulan dan saat ini sudah berjalan sekitar setengah bulan," katanya.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, kata dia, dilakukan pada Senin (29/6) di Kecamatan Bunguran Timur sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat. Meski pencanangan baru digelar, pelaksanaan sensus telah dimulai sejak 15 Juni 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Dalam pelaksanaannya, BPS Natuna mengerahkan 95 petugas untuk mendata berbagai jenis usaha, mulai dari atas yakni usaha besar, menengah, kecil, mikro, hingga usaha rumah tangga yang tersebar di 17 kecamatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wahyudi mengatakan, hasil sensus akan menjadi basis data yang komprehensif mengenai aktivitas ekonomi di daerah dan dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan strategis, baik oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
"Tahun ini merupakan sensus ekonomi yang kelima. Sensus ekonomi dilakukan pertama kali pada 1986," ujar dia.
Ia menambahkan, seluruh petugas sensus telah mendapatkan pelatihan selama tiga hari agar proses pendataan berjalan sesuai standar dan menghasilkan data yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
BPS menargetkan sekitar 32.000 responden dalam Sensus Ekonomi 2026 di Natuna. Namun, jumlah tersebut masih dapat berubah menyesuaikan hasil pendataan di lapangan.
"Kami mengharapkan dukungan masyarakat dengan memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus agar data yang dihasilkan berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara optimal," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!