Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jaksel Optimalkan Pengerukan Kali Pesanggrahan Usai Banjir Rendam Kawasan Sekitar

📅 Senin, 06 Apr 2026, 08:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jaksel Optimalkan Pengerukan Kali Pesanggrahan Usai Banjir Rendam Kawasan Sekitar  Doc: Beritajakarta
Ket. Sudin SDA Kalsel melakukan pengerukan Kali Pesanggrahan di perbatasan Kecamatan Kebayoran Lama dan Pesanggrahan.

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) melakukan pengerukan Kali Pesanggrahan di perbatasan Kecamatan Kebayoran Lama dan Pesanggrahan.

Pengerukan ini ditargetkan mampu mengangkat hingga 36.174 meter kubik sedimen lumpur dan sampah pemicu pendangkalan.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengatakan, pengerukan dilakukan karena kondisi bantaran kali yang sudah meninggi hingga berubah menjadi daratan. Hal ini membuat aliran air bergeser dan menggerus sisi kanan kali yang berpotensi merusak tanggul.

"Ini bagian dari upaya mengatasi genangan di wilayah bantaran Kali Pesanggrahan. Selama ini sering terjadi genangan akibat limpasan air saat debit meningkat karena curah hujan tinggi," ujarnya, Senin (6/4) dikutip dari Beritajakarta.

Menurutnya, jika pengerukan dan normalisasi aliran berjalan optimal, dampak positif akan langsung dirasakan masyarakat, terutama di kawasan Jalan IKPN Bintaro yang kerap terdampak genangan.

Anwar menjelaskan, normalisasi dan pembebasan lahan memang penting, namun bukan satu-satunya solusi. Proses tersebut dinilai memakan waktu lama, sehingga Pemkot Jakarta Selatan memilih langkah cepat yang hasilnya bisa segera dirasakan warga.

"Setelah ini, kami akan lanjutkan pengerukan di titik lain. Kami berupaya maksimal menekan genangan, khususnya di Jakarta Selatan sesuai arahan Gubernur DKI," terangnya.

Sementara Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo menambahkan, pengerukan dilakukan sepanjang 1.444 meter dengan dukungan lima unit ekskavator untuk mempercepat pengerjaan.

"Pengerukan ditargetkan rampung akhir tahun ini. Lumpur hasil pengerukan nantinya akan ditampung sementara di beberapa lokasi seperti Gudang SDA Deplu dan Rawaminyak, sebelum akhirnya dibuang ke kawasan Ancol," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Olahraga
Folarin Balogun Batal Gabun...
Daerah
Pengiriman Udang Diperketat...
Ekonomi
Karhutla Mengganas, Ekonomi...

Angin Kencang Jadi Cobaan Water Bombing Karhutla Gunung Semeru

17 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Angin Kencang Jadi Cobaan W...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.