Polisi Amankan Senjata Tajam dan Narkoba dalam Operasi di Jakarta Selatan
📅 Jumat, 29 Mei 2026, 21:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Kepolisian mengamankan sejumlah orang yang kedapatan membawa senjata tajam dan narkoba dalam pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) skala besar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Dalam operasi itu, petugas mengamankan dua pengendara sepeda motor yang kedapatan membawa dua bilah senjata tajam jenis pisau," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/5).
Joko mengatakan kegiatan yang berlangsung di kawasan lampu lalu lintas Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, itu dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan.
Operasi tersebut melibatkan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait sebagai upaya mengantisipasi kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tawuran, begal, serta peredaran narkoba.
Sebelum razia dilaksanakan, seluruh personel gabungan mengikuti apel untuk menerima arahan teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di kawasan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Selain itu, petugas juga mengamankan dua orang di bawah umur yang membawa minuman keras jenis anggur merah," ucap dia.
Petugas turut mengamankan seorang yang kedapatan membawa obat-obatan terlarang jenis riklona, alprazolam, dan trihexyphenidyl. Pelaku selanjutnya diamankan oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Selain penindakan, petugas memberikan teguran kepada pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak membawa surat izin mengemudi (SIM), serta kendaraan yang tidak dilengkapi spion maupun pelat nomor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lalu, petugas juga mengamankan dua unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan dan kelengkapan lainnya.
Sebanyak 109 personel gabungan terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 90 personel Polri, 14 personel TNI, dan lima personel Satpol PP.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!