Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

91 Persen Jalan di Kota Cirebon Dinyatakan dalam Kondisi Mantap

📅 Senin, 06 Apr 2026, 13:40 WIB | Oleh:
91 Persen Jalan di Kota Cirebon Dinyatakan dalam Kondisi Mantap Doc: antara foto
Ket. Kondisi jalan di Kota Cirebon, Jabar.

CIREBON - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Jawa Barat (Jabar), mencatat sekitar 91 persen jalan di daerahnya berada dalam kondisi mantap dari total panjang ruas yang mencapai sekitar 139 kilometer.

Kepala DPUTR Kota Cirebon Rachman di Cirebon, Senin (6/4), mengatakan data tersebut menjadi acuan dalam menentukan prioritas penanganan infrastruktur jalan di daerah tersebut.

Ia menjelaskan dari total panjang jalan yang ada, sebagian kecil sisanya mengalami kerusakan ringan dan masuk dalam daftar prioritas perbaikan.

“Sebanyak 91 persen jalan dalam kondisi mantap, sisanya rusak ringan dan menjadi prioritas penanganan,” katanya.

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan sebagian besar infrastruktur jalan telah berfungsi dengan baik meski masih memerlukan peningkatan kualitas di sejumlah titik.

Rachman menuturkan penanganan jalan, dilakukan melalui program pemeliharaan rutin yang dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun.

“Penanganan jalan kami lakukan melalui pemeliharaan rutin, dan itu terus berjalan menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Selain pemeliharaan, DPUTR kini tengah menyusun perencanaan perbaikan di sejumlah ruas strategis untuk meningkatkan kualitas layanan jalan.

Ia menyebutkan beberapa ruas yang masuk dalam rencana penanganan antara lain Jalan Cipto, Jalan Garuda, Jalan Arya Kemuning, serta Jalan Pancuran.

Di samping itu, kata dia, perbaikan infrastruktur pendukung seperti drainase juga menjadi bagian dari program yang disiapkan.

Ia menyampaikan sebagian pekerjaan drainase telah berjalan, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap perencanaan dan menunggu finalisasi.

Dalam pelaksanaannya, DPUTR mengakui masih menghadapi keterbatasan anggaran sehingga penanganan dilakukan berdasarkan skala prioritas.

“Kalau bicara kebutuhan anggaran, untuk penuntasan jalan saja diperkirakan mencapai Rp80 miliar hingga Rp100 miliar,” kata dia.

Ia mengemukakan jumlah tersebut belum termasuk kebutuhan anggaran untuk perbaikan drainase, trotoar, maupun jembatan di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Rona
Yura Yunita Rilis Lagu Terb...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.