Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Palembang Berbenah, Infrastruktur Wisata Dipoles Biar Pengunjung Makin Ramai

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 23:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Palembang Berbenah, Infrastruktur Wisata Dipoles Biar Pengunjung Makin Ramai Doc: ANTARA/ Yudi Abdullah
Ket. Jembatan Ampera ikon Kota Palembang, Sulawesi Selatan.

PALEMBANG – Memperbaiki infrastruktur pariwisata itu sebenarnya bukan cuma soal bangun jalan atau mempercantik tampilan destinasi. Lebih dari itu, ini tentang bikin perjalanan wisata jadi lebih nyaman dari awal sampai akhir.

Bayangkan akses menuju lokasi yang mulus, petunjuk arah yang jelas, area parkir yang tertata, sampai fasilitas umum seperti toilet dan tempat istirahat yang bersih. Hal-hal sederhana ini sering jadi penentu apakah wisatawan betah atau justru kapok datang lagi.

Selain itu, konektivitas juga mulai jadi perhatian. Akses internet, sistem tiket digital, hingga informasi destinasi yang mudah diakses bikin pengalaman wisata terasa lebih praktis dan modern. Wisatawan nggak perlu bingung, semuanya sudah lebih terintegrasi.

Yang menarik, perbaikan infrastruktur ini juga berdampak ke masyarakat sekitar. Aktivitas ekonomi ikut bergerak—mulai dari UMKM, penginapan, sampai jasa transportasi lokal. Jadi manfaatnya nggak cuma dirasakan wisatawan, tapi juga warga setempat.

Intinya, infrastruktur yang baik itu seperti fondasi. Kalau sudah kuat dan tertata, destinasi wisata bisa berkembang lebih jauh dan memberi pengalaman yang lebih menyenangkan bagi siapa pun yang datang.

Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, secara bertahap memperbaiki infrastruktur pariwisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan Nusantara dan mancanegara.

"Perbaikan infrastruktur seperti kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), dan tugu bundaran air mancur Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) I Jayo Wikramo," kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa, di Palembang, Jumat (3/4).

Dia menjelaskan, perbaikan infrastruktur pariwisata yang dapat menambah daya tarik wisatawan berkunjung ke kota ini akan terus dilakukan di kawasan lainnya.

Selain melakukan perbaikan infrastruktur, pihaknya juga berupaya mengembangkan kegiatan pariwisata.

"Kami berupaya melakukan berbagai kegiatan pariwisata dengan melibatkan semua pihak dan lapisan masyarakat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bumi Sriwijaya ini," ujarnya.

Mengenai target kunjungan wisatawan Nusantara dan mancanegara pada 2026, dia menyebutkan sekitar 2,5 juta orang.

"Dengan melakukan perbaikan infrastruktur dan pengembangan kegiatan pariwisata, target kunjungan wisatawan tersebut optimistis bisa tercapai," kata Wali Kota Ratu Dewa.

Sementara itu, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Sumsel Herlan Aspiudin mengatakan pihaknya mengapresiasi Wali Kota Ratu Dewa yang konsentrasi membenahi infrastruktur dan objek wisata di kota setempat.

"Gebrakan untuk melakukan pembenahan itu perlu diapresiasi karena sektor pariwisata mempunyai kontribusi yang signifikan meningkatkan ekonomi dan penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Pelaku Tawuran dan Bullying...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.