Gerakkan Ekonomi Masyarakat, Pengayoman Disulap Jadi Pusat Kuliner dengan Anggaran Rp4 Miliar
📅 Jumat, 31 Jul 2026, 21:15 WIB | Oleh: Tim PenulisTEMANGGUNG – Membangun pusat kuliner bukan sekadar menghadirkan ruang bagi pelaku usaha makanan, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang mampu menggerakkan UMKM, membuka lapangan kerja, dan menarik kunjungan masyarakat maupun wisatawan.
Jika dikelola dengan konsep yang menarik dan didukung fasilitas yang memadai, pusat kuliner dapat menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus etalase bagi produk dan kekayaan kuliner daerah.
Keberhasilannya bergantung pada tata kelola yang baik, keberagaman tenant, serta kemampuan beradaptasi dengan tren dan kebutuhan konsumen.
Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk membangun pusat kuliner di kawasan Taman Pengayoman melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.
Bupati Temanggung Agus Setyawan, di Temanggung, Jumat (31/7), menyampaikan pembangunan ini menjadi upaya pemerintah dalam menata kawasan perdagangan, sekaligus mendukung perkembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menuturkan, pusat kuliner di kawasan Taman Pengayoman dirancang sebagai lokasi usaha yang lebih representatif, nyaman, dan tertata bagi para pedagang kuliner yang selama ini berjualan di pinggir jalan.
Pembangunan pusat kuliner tersebut dirancang mampu menampung sekitar 100 pedagang dengan menggunakan anggaran APBD Tahun 2026 sebesar Rp4 miliar.
Menurut dia, selain meningkatkan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung, keberadaan pusat kuliner ini juga diharapkan mampu memperkuat sektor UMKM, menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta mendukung penataan kawasan publik agar lebih tertib dan menarik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Biasanya itu kita tidak fasilitasi karena berada di pinggir jalan kawasan pendopo. Sekarang kita fasilitasi dulu teman-teman PKL agar mereka nyaman berjualan dan pastinya memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang pengin jajan dan belanja," katanya.
Ia berharap kehadiran pusat kuliner yang dilengkapi sarana parkir tersebut dapat menjadi ikon baru Kabupaten Temanggung yang mampu menggerakkan roda perekonomian daerah, meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM, sekaligus menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Temanggung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!