Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis BBM, Nasib Petani Inggris Tertiban Krisis, Tak Dapat Jatah Solar

📅 Selasa, 24 Mar 2026, 12:40 WIB | Oleh:
Krisis BBM, Nasib Petani Inggris Tertiban Krisis, Tak Dapat Jatah Solar Doc: ist
Ket. dampak perang meluas

JAKARTA – Dampak perang Timur Tengah telah sampai ke para petani Inggris di mana pedagang grosir solar mulai membatasi penjualan kepada petani. Demikian laporan Telegraph yang mengutip asosiasi industri, Selasa (24/3).

Pengecer bahan bakar mengurangi volume pesanan untuk memenuhi sebanyak mungkin permintaan, dari sebelumnya 10.000 liter per petani menjadi sekitar 2.000 liter, kata Manajer Pengadaan Bahan Bakar Anglia Farmers Patrick Crehan. Menurut Crehan, pembatasan sejauh ini berdampak pada Skotlandia dan wilayah Essex di timur London.

Petani di Skotlandia mengatakan pengecer hanya menjual hingga 500 liter solar per pelanggan. Serikat Petani Nasional menyatakan sedang memantau situasi, tetapi belum ada laporan masalah yang meluas terkait pasokan solar atau pupuk.

Menurut RAC, salah satu perusahaan layanan otomotif terbesar di negara itu, harga solar di Inggris telah naik 17 persen sejak awal eskalasi terkait Iran, sementara harga bensin meningkat 9 persen. Mesin pertanian di Inggris menggunakan diesel merah, yang dikenakan tarif pajak lebih rendah.

Jepang Lepas Cadangan

Sementara itu,  Jepang akan melepas cadangan minyak negara mulai Kamis di tengah kekhawatiran pasokan akibat perang AS-Israel terhadap Iran, kata Perdana Menteri Sanae Takaichi, Selasa (24/3). Langkah tersebut diumumkan dalam pertemuan kabinet yang membahas dampak eskalasi di Timur Tengah terhadap perekonomian Jepang.

Kebijakan itu diambil setelah pelepasan cadangan minyak dari sektor swasta dimulai pekan lalu. Takaichi mengatakan cadangan minyak milik negara-negara Timur Tengah yang disimpan di Jepang juga akan mulai digunakan pada akhir bulan ini.

"Perdamaian dan stabilitas Timur Tengah sangat penting bagi Jepang dan komunitas internasional," katanya. Ia menambahkan Tokyo akan terus "melakukan semua upaya diplomatik yang diperlukan dalam koordinasi erat dengan negara-negara terkait."

Takaichi juga mengatakan dirinya dan Presiden AS Donald Trump menegaskan pentingnya menjaga pasokan energi yang stabil. Hal itu dilakukan dengan memastikan keamanan navigasi di Selat Hormuz, jalur utama transportasi minyak global, dalam pertemuan di Washington pekan lalu.

Menjelang pengumuman bersama Badan Energi Internasional, Takaichi pada 11 Maret mengatakan Jepang akan mulai melepas cadangan minyak sektor swasta setara 15 hari mulai 16 Maret. Langkah tersebut akan diikuti pelepasan cadangan minyak negara setara satu bulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.