Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Serukan Masyarakat untuk Waspadai Perubahan Cuaca Akhir Musim Hujan

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 14:58 WIB | Oleh:
BMKG Serukan Masyarakat untuk Waspadai Perubahan Cuaca Akhir Musim Hujan Doc: RRI/Afriani Respati

JAKARTA - BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang cepat pada akhir musim hujan tahun ini. Masa pancaroba atau peralihan musim hujan menuju kemarau berpotensi ditandai hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

Demikian disampaikan Kepala Stasiun Klimatologi DIY, Reni Kraningtyas, dalam keterangan di Yogyakarta, Kamis (2/4).

“BMKG mengimbau pemerintah daerah, institusi terkait, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan pada masa akhir musim hujan yang ditandai dengan perubahan cuaca yang cepat,” kata dia.

Ia menekankan pentingnya langkah mitigasi guna mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem. Masyarakat diminta membersihkan saluran air, memangkas dahan pohon yang berisiko tumbang, serta memastikan struktur bangunan dan baliho dalam kondisi kuat.

“Langkah-langkah ini penting untuk mengurangi potensi dampak cuaca ekstrem selama masa pancaroba,” ujar dia.

BMKG juga mengingatkan masyarakat bersiap menghadapi musim kemarau yang diperkirakan bersamaan dengan fenomena El Nino berintensitas lemah hingga moderat.

Fenomena tersebut diprediksi mulai terjadi pada Juli hingga akhir 2026 dengan peluang sekitar 50–60 persen. Kondisi ini berpotensi memicu kekeringan ekstrem menjelang hingga setelah puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli–September 2026.

BMKG memperkirakan curah hujan selama musim kemarau 2026 berada di bawah normal. Sehingga kondisi musim kemarau diprakirakan lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis.

Karena itu, masyarakat dan pemerintah daerah diminta melakukan langkah antisipasi. Termasuk menyiapkan pola tanam yang sesuai agar tidak terjadi gagal panen.

Selain itu, wilayah yang rentan kekeringan diimbau melakukan pengelolaan sumber daya air secara lebih efisien. BMKG berharap kesiapsiagaan sejak dini dapat meminimalkan dampak cuaca ekstrem maupun kekeringan pada tahun mendatang. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.