Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Apa Tiba-tiba BMKG Ingatkan Petani untuk Tidak Menanam Padi Selama Musim Kemarau

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 06:08 WIB | Oleh:
Ada Apa Tiba-tiba BMKG Ingatkan Petani untuk Tidak Menanam Padi Selama Musim Kemarau Doc: Antara foto
Ket. Ilustrasi: Petani di Desa Batubetumpang Kecamatan Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

PANGKALPINANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengimbau petani tidak melakukan penanaman padi guna mencegah gagal panen total atau puso sebagai dampak musim kemarau yang lebih kering dan panjang di daerah itu.

"Kami sarankan petani untuk menanam tanaman pangan yang tidak membutuhkan air yang banyak selama musim kemarau ini," kata Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Kepulauan Babel Slamet Supriyadi di Pangkalpinang, Selasa.

Ia menyatakan BMKG Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan menyosialisasikan musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang kepada petani, guna mengantisipasi gagal panen karena lahan pertanian mengalami kekeringan.

"Kami tidak menyarankan petani untuk menanam tanaman padi dan diganti dengan tanaman yang lebih jauh tepat dan bagus tumbuhnya di daerah kering," ujarnya.

Menurut dia, apabila petani memaksakan menanam padi selama musim kemarau ini, maka dikuatirkan petani akan mengalami gagal panen dan menimbulkan kerugian yang besar.

"Banyak tanaman pangan yang tidak membutuhkan air yang besar, seperti jagung, kacang-kacangan dan lainnya, sehingga lahan pertanian tersebut tetap produktif selama musim kemarau ini," ujarnya.

Ia mengatakan puncak musim kemarau tahun ini akan terjadi pada September 2026 dan berakhir pada awal 2027, kisaran Januari hingga Februari tahun depan, sebagai dampak fenomena El Nino di daerah ini.

"Saat ini beberapa wilayah sudah mengalami kekeringan dan beberapa kabupaten sudah melakukan tindakan, seperti menyalurkan air bersih. Misalnya, BPBD Kota Pangkalpinang telah menyediakan air bersih kepada masyarakat yang sudah mengalami kekeringan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Daerah
CFD Pontianak Kembali Digel...

Morowali Memanas! 75 TKA Dievakuasi Polisi Usai Bentrokan

31 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Morowali Memanas! 75 TKA Di...
Ekonomi
Bikin Kaget! Transaksi QRIS...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.