Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD DKI Jakarta: Zebra Cross Kreatif Seperti di Tebet Bisa Diterapkan, Asal Terukur

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 17:55 WIB | Oleh:
DPRD DKI Jakarta: Zebra Cross Kreatif Seperti di Tebet Bisa Diterapkan, Asal Terukur Doc: ANTARA
Ket. Inisiatif warga mengecat zebra cross dengan warna-warni di sejumlah titik mendapat apresiasi dari DPRD DKI Jakarta. Kreativitas tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap fasilitas publik dan keselamatan di ruang kota.

JAKARTA - Inisiatif warga mengecat zebra cross dengan warna-warni di sejumlah titik mendapat apresiasi dari DPRD DKI Jakarta. Kreativitas tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap fasilitas publik dan keselamatan di ruang kota.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menilai langkah warga tersebut lahir dari niat baik untuk membantu memperbaiki lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa partisipasi seperti ini perlu dihargai dan tidak boleh diabaikan oleh pemerintah.

"Niatnya membantu dan itu harus diapresiasi," ujar Yuke.

Fenomena zebra cross warna-warni juga disebut mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas umum. Menurutnya, kondisi ini bisa menjadi momentum bagi pemerintah untuk membangun kolaborasi yang lebih erat dengan warga.

"Ini yang harus digandeng dan diajak kerja sama. Kreativitas dan kepedulian warga jangan diabaikan," lanjutnya.

Yuke menambahkan, keterlibatan masyarakat juga berpotensi memperkuat sistem pengawasan di lapangan. Informasi dari warga dapat menjadi masukan langsung bagi pemerintah dalam merespons berbagai persoalan infrastruktur.

"Informasi dari lapangan dapat langsung disampaikan kepada pemerintah," kata dia.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa zebra cross merupakan bagian dari perlengkapan lalu lintas yang memiliki standar teknis ketat. Karena itu, pembuatannya tidak bisa dilakukan secara sembarangan tanpa kajian yang matang.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Memang ada aturan dan tidak bisa sembarangan dibuat," jelasnya.

Menurut Yuke, penggunaan warna yang terlalu mencolok justru dapat menimbulkan risiko baru di jalan raya. Hal ini terutama berlaku di ruas jalan dengan tingkat kepadatan tinggi dan lalu lintas yang kompleks.

"Kalau terlalu mencolok di lokasi berisiko. Itu bisa membahayakan karena pengendara bisa terdistraksi," tambahnya.

Ia menekankan bahwa penerapan zebra cross kreatif harus mempertimbangkan karakteristik setiap lokasi. Tidak semua titik dinilai cocok untuk konsep tersebut, sehingga diperlukan seleksi yang ketat.

"Harus dilihat lokasi yang memungkinkan dan yang tidak. Tidak semua titik cocok," ungkapnya.

Untuk itu, kajian teknis perlu melibatkan berbagai pihak, termasuk kepolisian lalu lintas dan Dinas Perhubungan. Langkah ini penting agar aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.