Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembangunan Pendidikan Tidak Membedakan Sekolah Negeri dan Swasta

📅 Senin, 30 Mar 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Pendidikan Tidak Membedakan Sekolah Negeri dan Swasta Doc: Antara
Ket. Bupati Mimika Johannes Rettob.

Timika - Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan pembangunan pendidikan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah dilakukan secara merata tanpa membedakan status sekolah negeri milik pemerintah maupun milik swasta.

“Tidak ada perbedaan antara sekolah negeri maupun sekolah swasta dalam bantuan ataupun dukung penyelenggaraan pendidikan. Semua sekolah diperlakukan sama karena karena sekolah swasta maupun negeri ini sama-sama mengajar anak-anak Mimika,” kata Johannes di Timika,Senin.

Ia mengatakan pada tahun 2025 terdapat sembilan sekolah di Mimika mendapatkan bantuan program revitalisasi dari pemerintah pusat untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan melalui rehabilitasi dan pembangunan sekolah yang telah mengalami kerusakan.

“Sembilan sekolah yang direvitalisasi itu rata-rata sekolah swasta yang ada di Mimika ,” ujarnya.

Ia mengatakan revitalisasi sekolah merupakan salah satu program strategis yang dilakukan oleh pemerintah pusat untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang sudah mengalami kerusakan di daerah.

Johannes menyebut pada 2026 Pemkab Mimika telah mengajukan 30 sekolah ke pemerintah pusat untuk mendapat program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat.

“Kami sudah mengusulkan 30 sekolah di Mimika yang dilakukan revitalisasi tetapi kelihatannya diterima mungkin sampai 10, tetapi kita tetap usulkan,” kata Johannes.

Ia menegaskan bahwa bukan hanya perbaikan gedung sekolah, Pemkab Mimika juga akan menempatkan guru-guru secara merata di sekolah-sekolah yang ada di Mimika agar dapat mendukung seluruh proses belajar mengajar di sekolah dengan baik.

“Tugas pemerintah itu hanya satu mencerdaskan anak anak bangsa dengan mempersiapkan fasilitas sekolah yang memadai, guru-gurunya kita harus siapkan.Dahulukan guru-guru ASN di sekolah swasta ditarik oleh pemerintah sekarang sudah tidak,semuanya akan kami tata dengan baik,”ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Babak Baru Lebanon:  400.00...
Luar Negeri
Telepon Putin, Trump Tawark...

Era Teknologi Memerlukan SDM Tangguh Urusan Digital

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Era Teknologi Memerlukan SD...

Para Arkeolog Menemukan Kota Bizantium Kuno di Gurun Barat Mesir

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Para Arkeolog Menemukan Kot...
Luar Negeri
Ghana Dikepung Banjir, 34 O...
Luar Negeri
Iran Gelar Shalat Jenazah u...
Gol Penalti Kylian Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Gol Penalti Kylian Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

05 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.