Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerai KDKMP Harus Lebih Intensif Dorong Produk Lokal

📅 Senin, 30 Mar 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Gerai KDKMP Harus Lebih Intensif Dorong Produk Lokal Doc: antara
Ket. Pemerintah mendorong gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk lebih intensif mempromosikan produk lokal dan UMKM.

Surabaya – Pemerintah mendorong gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk lebih intensif mempromosikan produk lokal dan UMKM. Menurut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, gerai KDKMP dapat menjadi wadah kurasi dan inkubasi produk, mulai dari sembako hingga makanan dan kebutuhan sehari-hari.

“Yang dijual (di gerai KDKMP) harapan kami, kami menawarkan kepada pelaku-pelaku UMKM itu kita kurasi kemudian kita inkubasi,” katanya dalam keterangan diterima di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/3).

Seperti dikutip dari Antara, Ferry mengatakan secara umum gerai KDKMP akan menjual sembako hingga obat-obatan sekaligus kebutuhan dan potensi di setiap wilayah.

Meski demikian, sebanyak 83.000 KDKMP di Indonesia ini juga bisa menjadi wadah untuk penjualan produk-produk lokal dan UMKM.

Ferry meminta agar masyarakat Indonesia tidak takut untuk menciptakan produk-produk sendiri termasuk tidak perlu khawatir dan bingung mengenai proses pemasaran produknya.

“Bukan saya mengecilkan kemampuan kami, dulu kalau UMKM membuat produk, itu takut khawatir tidak laku dijual di retail modern, mau ekspor ribet, akhirnya mengecilkan kepercayaan diri kita membuat produk sendiri,” katanya.

Ia ingin masyarakat Indonesia menciptakan produk yang kreatif dan menjualnya di gerai-gerai KDKMP yang ada di wilayahnya masing-masing.

Bahkan, menurut Ferry, masyarakat dapat memulai dengan membuat produk-produk sederhana seperti sabun, shampoo, detergen, sambal, kecap, sambal, saos, makanan, roti, dan sebagainya.

Nantinya, kata dia, pemerintah dan mitra akan menginkubasi dan mengurasi produk-produk lokal tersebut agar layak dan memiliki nilai tambah untuk dapat dijual di etalase gerai KDKMP.

Ia menyebutkan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dan koperasi berskala besar seperti Koperasi Pelabuhan Indonesia (Kopelindo) juga memiliki peluang untuk membantu dan melakukan pembiayaan kepada produk-produk UMKM.

“Saya jamin produk-produk itu akan diprioritaskan, dijual di seluruh gerai gerai KDKMP. Ayo kita bangun kepercayaan diri kita untuk membuat produk-produk lokal yang ada di wilayah kita masing-masing,” kata Ferry.

Ia menegaskan apabila masyarakat mampu masif dan aktif menciptakan produk lokal hingga menjadi produk yang dijual di KDKMP dan dikonsumsi oleh warga maka akan terjadi perputaran ekonomi yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.