Pemerintah Harus Tetap Waspada Jika Harga Energi Makin Tinggi
📅 Kamis, 26 Mar 2026, 00:10 WIB | Oleh: Tim RedaksiDalam situasi potensi gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz dan risiko gangguan pasokan energi global pasca perang di Iran berakhir, fokus kebijakan tidak cukup hanya pada penghematan sesaat. Indonesia harus memperkuat ketahanan energi jangka pendek sambil menjadikan momentum ini untuk mempercepat transisi energi, mengurangi kebergantungan pada energi fosil, dan membangun sistem energi yang lebih aman, domestik, dan bersih.
Substitusi Impor
Fabby mendorong pemerintah untuk mempercepat realisasi program substitusi impor yang sudah siap berjalan, terutama bahan bakar nabati (BBN) dan langkah efisiensi konsumsi BBM di sektor yang relevan.
Dalam jangka panjang, pemerintah menurut Fabby harus memperbesar cadangan strategis dan kapasitas penyimpanan energi nasional agar Indonesia memiliki bantalan yang memadai saat terjadi guncangan pasokan global.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kurangi ketergantungan sistemik pada BBM impor melalui penguatan transportasi publik, percepat adopsi kendaraan listrik, pengembangan bioenergi berkelanjutan, dan standar efisiensi energi yang lebih tegas, salah satunya dengan penerapat fuel economy standard untuk seluruh tipe kendaraan,”papar Fabby.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!