Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lalu Lintas di Jalur Pantura Meningkat Jelang Puncak Mudik

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Lalu Lintas di Jalur Pantura Meningkat Jelang Puncak Mudik Doc: ANTARA /Fathnur Rohman
Ket. Kondisi lalu lintas di Jalan Pantura Cirebon, Jabar, Senin (16/3).

Cirebon – Kepolisian Resor Cirebon Kota menyebut arus kendaraan menuju wilayah Cirebon, Jawa Barat, khususnya di ruas Jalan Pantai Utara (Pantura), mulai mengalami peningkatan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan peningkatan volume kendaraan sudah terlihat baik di jalur arteri maupun jalan tol.

“Kita melihat sudah mulai tampak kenaikan, baik di jalur arteri maupun ruas tol,” kata Eko di Cirebon, Senin (16/3).

Seperti dikutip dari Antara, Eko menyebutkan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret 2026, termasuk di wilayah Cirebon.

Berdasarkan data penghitungan lalu lintas Dinas Perhubungan Kota Cirebon secara real-time, total kendaraan yang melintas di Jalur Pantura Kota Cirebon sejak H-7 hingga H-5 Lebaran mencapai sekitar 168 ribu unit.

Meski demikian, Eko memastikan kondisi lalu lintas hingga saat ini masih relatif lancar dan belum terjadi kepadatan yang signifikan.

Di jalan tol, kata dia, pergerakan kendaraan pemudik mulai terlihat terutama pada waktu-waktu tertentu, seperti dini hari hingga menjelang sahur. Menurutnya, sebagian pemudik memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan perjalanan sekaligus sahur di perjalanan.

Polisi juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk penyekatan kendaraan sumbu tiga di jalur tol maupun arteri sesuai kebijakan pembatasan operasional kendaraan barang selama arus mudik.

“Untuk kendaraan sumbu tiga sudah dilakukan penyekatan di jalur tol maupun arteri sesuai dengan keputusan yang berlaku, namun tetap kita lakukan secara humanis dan preventif,” katanya.

Selain itu, kepolisian menyiapkan kantong-kantong parkir untuk menampung kendaraan jika terjadi lonjakan arus lalu lintas.

Pihaknya juga menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas di jalur arteri apabila terjadi peningkatan volume kendaraan akibat penerapan sistem satu arah (one way) di jalan tol.

“Apabila ada peningkatan akibat pembuangan arus dari tol, kami akan melakukan langkah bertahap, mulai dari penarikan manual hingga rekayasa lalu lintas di titik tertentu,” kata Eko.

Tradisi Mudik

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap tradisi mudik Lebaran dapat mendorong perputaran uang dan meningkatkan perekonomian daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Buruan War Tiket Kereta Api, Ada Potongan 30 Persen

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Buruan War Tiket Kereta Api...
Daerah
Mahasiswa Kedokteran UNNES ...
Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...
Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.